Wamensos Agus Jabo Kunjungi Sekolah Rakyat Banjarnegara , Pastikan Sarana dan Prasarana Terfasilitasi Dengan Baik

WhatsApp Image 2025 08 30 at 20.45.51 dd720042

BANJARNEGARA, Mercusuar.co – Wakil Mentersi sosial (Wamensos) RI, Agus Jabo Priyono mengujungi Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 27 Banjarnegara.

Dalam kunjungannya tersebut Wamen Agus ingin memastikan sarana dan prasarananya di SRMP 27 Banjarnegara terfasilitasi dengan baik.

“Saya ingin memastikan sarana dan prasaran di sekolah rakyat ini beres dan aman, kemudian tenaga pendidiknya aman dari mulai Kepala Sekolah, guru-gurunya, wali asuh, wali asrama termasuk perangkat perangkatnya yang lain seperti tukang sampah petugas kebersihan,”katanya kepada media.

Ia berharap dengan fasilitas yang tersedia dengan lengkap proses belajar mengajar bisa berjalan dengan baik, meski tahapannya baru masa pengenalan namun bisa berjalan dengan baik dan tidak ada gangguang teknis.

“Saya berharap siswa yang masih SMP ini yang tentunya masih berat berpisah dengan orang tuanya itu bisa kerasan disini dan bisa berintegrasi dengan baik dengan teman temannya, dengan gurunya dengan tenaga pendidiknya,” Lanjut Agus

Ia juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Banjarnegara yang sudah memberikan dukungan yang sangat besar atas terselenggaranya sekolah rakyat di Banjarnegara .

Terkait fasilitas di Sekolah Rakyat Banjarnegara, wamen Agus Jabo melihat masih dalam fase aman.

Lebih jauh Agus mengatakan, sekolah Rakyat di Banjarnegara masih berupa sekolah rintisan yang sifatnya sementara, namun kedepan nanti kota-kota kabupaten yang membuka sekolah rintisan ditahun depan sudah harus memiliki sekolah permanen.

“Jadi sekolah ini hanya setahun, tahun depan sudah harus pindah di sekolah permanen, Pak Presiden meminta setiap pemda ada 1 sekolah rakyat yang muridnya 1000, dan lahannya harus minimla 8,2 hektar,” tambahnya.

Wamen Agus juga mengatakan, meski diperuntukan warga miskin, namun presiden meminta sekolahnya memiliki fasilitas unggulan, karena sebenarnya tujuan dibentuknya sekolah rakyat ini adalah untuk memutus rantai kemiskinan dan memuliakan warga kurang mampu yang berada di desil 1 dan desil 2 yang serta memberikan harapan masa depan, karena banyak orang tua yang sudah tidak punya harapan bisa menyekolahkan anak-anaknya di SR.

“Jadi intinya untuk memutus transmisi kemiskinan Presiden membuat sekolah rakyat dalam rangka mengintervensi supaya kemiskinan bisa diputus sejak dini melalui Pendidikan, karena 75 persen orang tua mengatakan mereka tidak bisa menyekolahkan anak-anaknya karena faktor ekonomi,” ujarnya.

Wamen Agus juga mengatakan jika Presiden Prabowo tahu betul bagaimana negara harus melakukan intervensi, dan sekolah rakyat ini adalah jawaban dari orang tua yang sudah tidak punya biaya untuk menyekolahkan anaknya dan negara menyediakan sekolah rakyat ini.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Banjarnegara dr. Amalia Desiana mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo dan Kementrian sosial yang telah mensupport dan mendorong kabupaten Banjarnegara memilki sekolah rintisan rakyat.

“Ini sangat membantu masyarakat Banjarnegara ,mudah mudahan apa yang di cita-citakan oleh presiden bisa terlaksana dengan baik di Banjarnegara.”katanya.

Terkait lokasi sekolah permanen, Ia mengatakan jika Kabupaten Banjarnegara sudah menyiapkan lokasinya di Kelurahan Wangon Kecamatan Banjarnegara .

“Saat ini pembangunan sekolah permanen tengah berproses, mudah mudahan tahun depan sekolah rakyat bisa hadir di Banjarnegara seutuhnya,” katanya.(Ahr)

Pos terkait