Perkuat Silaturahmi dan Nasionalisme, Warga Desa Besole Gelar Acara Unik Meriahkan HUT RI Ke-80

IMG 20250831 WA0007

Purworejo, Mercusuar.co – Warga Desa Besole Kecamatan Bayan Kabupaten Purworejo, pagi itu sudah ramai berkumpul di pinggir sawah di rt 02 / rw03 yang dihiasi bendera Merah Putih dan hiasan warna warni khas perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI Ke-80, Minggu (31/8). Keceriaan dan keakraban terlihat jelas diwajah mereka, aneka produk UMKM desa digelar, panggung dan ratusan doorprize dipajang, semua kompak demi kemeriahan HUT RI ke-80.

“Tahun ini kembali kami gelar acara perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-80 dengan berbagai lomba yang lebih unik dan meriah, ada Lomba Tangkap Lele dan Panjat Gedebok Pisang dengan banyak doorprize! ” kata Suroso Ketua RT setempat kepada Mercusuar.co.

Donatur dari warga perantauan dan swadaya warga Besole berhasil dihimpun dengan baik, karena hubungan terjalinnya kekerabatan dan silaturahmi yang kuat serta rasa nasionalisme yang tak boleh dilupakan.

“Kami bersyukur dan berterimakasih kepada semua pihak yang mendukung dan memberi kontribusi nyata untuk gelaran acara ini, bukti bahwa kesadaran warga baik yang tinggal di desa dan diperantauan masih peduli dan nguri uri silaturahmi yang erat juga menjaga rasa kebangsaan yang kuat! ” tambah Suroso semangat.

Warga sangat terhibur dengan lomba unik panjat Gedebok Pisang yang diikuti puluhan tim yang terdiri dari dua personel. Kaum perempuan pun tak mau kalah beradu skill panjat Gedebok Pisang yang makin menjadikan acara ini mengundang canda tawa. Tak mudah menaklukkan licinnya Gedebok Pisang di atas genangan sawah penuh air.

Warga pun tergelak dan bersorak saat salah satu tim hampir bisa meriah Bendera Merah Putih di Puncak, namun karena licin dan pijakan lepas, kaki malah terkait celana kolor personel yang di bawah. Alhasil mereka berdua jatuh ke dalam lumpur, dan wajah dan badan mereka pun berubah basah kuyub menjadi coklat. Tiap tim diberi jatah durasi 5 menit.

Sesi kedua digelar lomba tangkap Ikan Lele yang juga tak kalah meriah.

“Ada sekitar 1 Kwintal ikan Lele ukuran standart buat digoreng, 150 Kg lele besar dan 40 ekor lele berpita ukuran Jumbo, kami lepas di sawah buat diperebutkan warga!” ganti Fajar Iswanto, panitia angkat bicara.

Makin siang pun makin meriah saat ikan ditebar dan warga mulai menceburkan diri di arena sawah penuh air dan lumpur. Masing-masing sibuk mengejar ikan buruannya. Saling tubruk dan bersenggolan. Inilah seni warga berbagi keceriaan dan kebahagiaan dalam. Perayaan HUT Kemerdekaan RI.

Disediakan Ikan Lele berpita Kuning bernilai 10 Ribu Rupiah, Pita Putih bernilai 50 Ribu Rupiah dan Pita Merah bernilai100 Ribu. Ukuran Ikan Lele terbesar mencapai berat 7 Kg.

“Ini bukti bahwa warga desa kami rukun selalu menjaga silaturahmi., kekerabatan dan sadar akan rasa kebangsaan., baik warga perantau dan warga yang tetap tinggal di desa! ” tambah Fajar meyakinkan.

Panitia dipercaya oleh warga karena dalam membuat anggaran gelaran acara ini penuh transparansi. “Kami senang bisa larut berbagi kegembiraan dalam gelaran tahunan ini, kami semua bersatu ber swadaya untuk acara ini, yang punya sawah lahan boleh dipakai secara suka, yang punya apa saja pokoknya urunan secara suka rela demi acara tahunan ini! ” kata seorang warga.

Banyak. Doorprize juga dibagikan kepada warga seperti sepeda gunung, kipas angin, TV, dispenser, Kambing, Entok dan aneka hiburan lainnya dengan sistem kupon.

Warga berharap suasana seperti ini terus dijaga sebagai salah satu media pemersatu.(Agam)

Pos terkait