Mercusuar, Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melelang tiga wilayah kerja dalam Indonesian Petroleum Association (IPA) Convex 2025 dengan total potensi mencapai Rp2,2 miliar setara minyak. Ketiganya adalah wilayah kerja Gagah dari Sumatera Selatan, wilayah kerja Perkasa Provinsi Jawa Timur, dan wilayah kerja Lavender dari Sulawesi Selatan.
Selain dari tiga wilayah kerja yang sudah dilelang pada tahun ini atau IPA ke-49, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan pemerintah akan melelang sekitar 60 wilayah kerja selama 2-3 tahun ke depan. Hal itu merupakan perintah langsung dari Presiden Prabowo Subianto yang harus segera dilakukan oleh Kementerian ESDM.
Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya mengatakan agar kementerian segera mengubah regulasi yang lebih memudahkan. Hal yang sama dikatakan oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang mengatakan bahwa Kementerian ESDM harus melakukan hal-hal yang tidak lazim, di antaranya adalah perubahan regulasi secara besar-besaran.
Produksi lifting migas Indonesia hanya memproduksi sekitar 500 ribu-600 ribu barel per harinya. Jumlah tersebut cukup jauh dari target yang tadi disebutkan oleh Menteri ESDM. Untuk mengembalikan tren sesuai dengan target, maka memang perlu dilakukan kolaborasi antara pemerintah dan juga industri.
IPA merupakan forum migas terbesar se-Asia Tenggara yang mana pesertanya hadir dari 60 negara dari seluruh dunia. Acara tersebut mencerminkan sektor energi Indonesia masih dinamis dan juga masih menarik di mata dunia. Diharapkan melalui agenda tersebut melahirkan berbagai investasi dan lapangan pekerjaan baru.