Vaksin Booster BIN Daerah Jateng Dan Dinas Kesehatan Boyolali Sasar Pedagang Pasar

IMG 20220317 WA0038
Pelaksanakan vaksinanasi dosis tiga atau Boster bagi pedagang pasar di pasar Kebon Agung Ngemplak Boyolali.

MERCUSUAR.CO, Boyolali – Upaya untuk mempercepat terbentuknya herd immunity masyarakat Badan Intelejen Negara (BIN) Daerah Jawa Tengah terus menggelar vaksinasi COVID-19 bagi anak usia 6-11 tahun, masyarakat umum, dan lansia.  Salahsatunya di Kabupaten Boyolali dengan melakukan vaksinasi booster bagi pedagang pasar di pasar Kebon Agung Ngemplak Boyolali. 

Vaksinasi booster di Pasar Kebon Agung menyasar 355 dosis. Kepala UPT pasar Simo yang membawai pasar Kebon Agung Ngemplak Suroto  mengatakan, dirinya dan para pedagang pasar sangat senang dengan kegiatan vaksinasi ini.

“Harapan saya dengan vaksinasi ini semua pedagang sehat semua dan ini salahsatu untuk mengatisipasi penyebaran covid-19 varian Omicron,” katanya kepada wartawan dilokasi vasinasi pada Kamis (17/3/2022).

Sementara anggota komisi 4 DPRD Kabupaten Boyolali Agung Supardi mengatakan,  sangat mengapresiasi kegiatan Vaksinasi boster yang digelar di area pasar tradisional ini.

“Semua khususnya konsumen dan pedagang biar sehat terhindar dari covid-19 dan untuk  meningkatkan perekonomian didasari dengan badan yang sehat,” ucapnya.

Data  Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali hingga hari saat ini capaian vaksinasi boster sebanyak 6,31 persen atau 52.706 sasaran.

Dalam rilisnya Kabinda Jateng, Brigjen TNI Sondi Siswanto mengatakan vaksinasi digelar pada 1 Kota, 13 Kabupaten di Provinsi Jateng. Adapun target yang dilakukan sebanyak 27.300 ribu dosis vaksinasi.

Brigjend Sondi menegatakan, Program vaksinasi ini dilakukan sebagai upaya dalam mengatasi virus varian omicron,  Binda Jateng akan terus bekerjasama dengan pemerintah daerah terus berupaya memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Kegiatan ini merupakan upaya Binda Jateng dalam mengatasi ancaman kesehatan khususnya bahaya Covid-19 varian Omicron,” Katanya.

Ia juga menghimbau, kepada seluruh masyarakat yang telah melakukan vaksinasi untuk tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes).

“Kepada masyarakat untuk tetap patuh dalam menegakkan prokes, dengan cara memakai masker dan menjaga jarak serta rajin cuci tangan harus dijaga oleh masyarakat,” ucapnya. (fen)

Pos terkait