Mercusuar.co, Purbalingga – Musim hujan belumlah mereda, bencana banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung kembali terjadi di Kabupaten Purbalingga . Tercatat hari ini, Selasa (31/1/2023) sore terjadi tanah longsor di desa Danasari, Kecamatan Karangjambu, sungai Laban di Desa Karangjambu kecamatan Karangjambu meluap, dan beberapa rumah di Desa Karangnangka, Kecamatan Mrebet rusak diterjang angin.
Ketiga kejadian tersebut sempat terdokumentasi oleh warga melalui foto maupun video yang kemudian tersebar di beberapa group WhatsApp.
“Informasi kami dapat dari teman-teman Satgas Karangtaruna, mereka membagikan foto dan video kejadian di tempat masing-masing,” ungkap Edi Batik, salah satu anggota satgas Karangtaruna di Kabupaten Purbalingga.
Sementara menurut Vera, warga Desa Purbasari, kecamatan Karangjambu, banjir yang terjadi desa Karangjambu, Kecamatan Karangjambu disebabkan sungai Laban yang debit airnya meluap.
“Yang banjir itu sungai Laban. Sudah langganan kalau hujan lebat pasti banjir,” kata Fera.

Sedangkan musibah berikutnya terjadi di desa Karangnangka, kecamatan Mrebet, hujan lebat yang disertai angin kencang membuat sejumlah pohon tumbang dan atap rumah warga berterbangan.
“Ada dua rumah yang tertimpa pohon, sisanya sejumlah atapnya lepas,” kata Kapolsek Mrebet Iptu Muslimun, Selasa malam.

Iptu Muslimun menjelaskan, hujan hingga malam belum reda. Warga yang terdampak tidak ada yang mengngsi, mereka memilih tetap tinggal di rumah masing-masing.
“Tidak sampai mengungsi, ada yang beberapa dipasang terpal. Tidak ada korban jiwa,” jelasnya.
Diterangkan, Polisi dan petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sampai malam masih di lokasi kejadian. Mereka melakukan pendataan dan penanganan darurat. Warga juga diimbau agar tidak panik, dan tetap waspada.(Angga)