Penuhi Animo Masyarakat, UMPWR Kembali Gelar GEMAS

WhatsApp Image 2025 03 02 at 01.48.09 fd2738e8

PURWOREJO, Mercusuar.co – Serangkaian kegiatan mengisi Bulan Suci Ramadhan 1446 H siap digelar oleh Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) baik melibatkan Civitas Akademika maupun masyarakat umum.

Dari mulai ibadah Sholat Tarawih, ibadah qiyamul lail sepertiga akhir malam, Tadarus, pengajian setiap Hari Jum’at Pagi untuk staf pengajar, dan pengajian untuk umum setiap hari pukul 06.00-07.00 WIB di Ruang Seminar sampai Tasaruf Zakat Fitrah jelang akhir Ramadhan.

“Sepanjang tanggal 3-24 Maret juga digelar Kajian jelang berbuka puasa yang diikuti mahasiswa dan panitia di Kampus Timur Hall Bawah.” kata Hermawan, Ketua Panitia kepada Mercusuar.co.

Kampus yang punya tagline Inspiring And Empowering ini selalu menjadi daya tarik magnetis masyarakat Purworejo untuk menikmati kentalnya aroma Ramadhan.

Sepanjang depan kampus UMPWR, Jalan KH. Ahmad Dahlan disulap menjadi tempat Display para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan Pedagang Kaki Lima (PKL). Tempat yang strategis dan ramai dengan lalu lalang pemakai jalan, menjadi tempat nyaman dan favorit masyarakat melakukan Ngabuburit.

Tingginya animo masyarakat berburu Takjil dan Ngabuburit jelang Berbuka Puasa di Bulan Suci Ramadhan, dijawab Universitas Muhammadiyah Purworejo dengan kembali menggelar Gebyar Ramadhan Kampus Universitas Muhammdiyah Purworejo (GEMAS UMPWR).

GEMAS UMPWR yang digelar secara periodik tahunan ini kecuali untuk mengakomodir para pelaku UMKM lokal baik mahasiswa dan umum juga untuk meramaikan “Dunia Per Takjilan” jelang berbuka puasa, selain itu makin mendekatkan masyarakat dengan UMPWR.

“Kami manfaatkan sedikit badan jalan di depan kampus, untuk menarik masyarakat bisa lebih dekat melihat display para pelaku UMKM di lapak!” kata Nurmansyah Alami, salah seorang dosen UMPWR yang membidangi Bazaar dan UMKM.

Meski jalan sedikit menyempit dengan dua jalur lalu lintas yang berlawanan, namun kendaraan yang lewat terlihat tetap lancar. GEMAS UMPWR tahun ini diikuti 31 peserta yang terdiri dari para pelaku UMKM dan PKL.

Rata-rata dari mereka memang antusias mendaftar mengikuti gelaran GEMAS UMPWR, karena tempat yang nyaman dan strategis.

“Ya kami senang ikut acara tahunan ini, masyarakat mulai menjadikan depan kampus ini lekat dengan tempat berburu Takjil dan Ngabuburit!” kata salah seorang pelaku UMKM yang menjajakan Minuman Kopyor.

Tepat persis di depan Auditorium Kasman Singodimedjo UMPWR terlihat tenda Sticky Milk ala Thailand, Gorengan Prasmanan Sewumangatus, dan Cireng Cringe yang harganya terjangkau saku masyarakat secara umum.

Para peserta yang mengisi lapak dalam GEMAS UMPWR ini hanya dikenai biaya 150K untuk bisa mendisplay dagangan mereka selama 28 hari.

“Murah dan wajar mas, buat biaya kebersihan sekitar kami jualan di Bulan Suci Ramadhan ini!” tambah Wawan salah satu PKL.

Lebih lanjut menurut Nurman, adanya GEMAS UMPWR ini tak lantas menyaingi PKL yang sudah ada di sebelah Utara kampus dan sepanjang perempatan Lusani sampai Gedung Kesenian. Namun gelaran tahunan ini justru makin menghidupkan dan harapannya makin mensejahterakan para pelaku UMKM dan PKL yang sudah ada di seputaran kampus.

“Masyarakat makin mengenal daerah ini sebagai sentra paling nyaman dan strategis berburu Takjil dan Ngabuburit.” katanya mengakhiri obrolan.(Agam)

Pos terkait