Mercusuar.co, PURBALINGGA — Ribuan warga Purbalingga memenuhi Alun-Alun Kota untuk menyaksikan pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Timnas Indonesia dan Bahrain, Selasa malam (25/3/2025). Pertandingan yang disiarkan melalui videotron raksasa ini menjadi daya tarik besar bagi masyarakat, terutama karena baru kali kedua videotron tersebut digunakan sejak dipasang dengan dukungan Bank Jateng.
Sejak sore hari, Jalan Jenderal Soedirman Timur hingga simpang Jalan Pujowiyoto Kapten Sarengat dipadati warga yang datang mendukung Tim Garuda. Tidak hanya masyarakat umum, acara nonton bareng ini juga dihadiri Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, bersama istri Denita Adveptiana, serta jajaran Forkopimda.
Laga berjalan sengit sejak menit awal. Timnas Indonesia bermain agresif dan berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-23 lewat aksi Ole Romeny. Memanfaatkan umpan dari Marselino setelah Thom Haye memberikan umpan kunci yang membelah pertahanan Bahrain, Romeny berhasil mencetak gol tunggal yang menentukan kemenangan.
Suasana Alun-Alun Purbalingga seketika meledak oleh sorak-sorai penonton. Meski unggul, ketegangan tetap terasa hingga akhir laga karena Bahrain terus memberikan tekanan. Tambahan waktu empat menit bahkan membuat banyak penonton cemas.
“Kami semua sempat tegang, apalagi waktu tambahan sampai menit ke-97. Rasanya jantung mau copot!” ujar Rika, salah satu penonton yang datang bersama keluarganya.
“Tapi begitu peluit panjang berbunyi, lega banget. Ini pengalaman yang tidak terlupakan,” tambahnya dengan wajah sumringah.
Acara nonton bareng ini semakin meriah dengan berbagai hadiah menarik, mulai dari dua unit sepeda hingga doorprize lainnya.
“Saya tidak menyangka bisa dapat hadiah sepeda. Niatnya cuma mau nobar, eh pulang bawa hadiah,” ungkap Hendra, warga Desa Bobotsari, yang beruntung memenangkan salah satu doorprize.
Wakil Bupati Dimas Prasetyahani juga mengungkapkan rasa bangganya terhadap semangat warga Purbalingga.
“Antusiasme warga luar biasa. Ini bukan sekadar nonton bola, tapi juga kebersamaan dan kebahagiaan bersama. Kami berharap momen seperti ini bisa terus ada,” tuturnya.
Kemenangan ini membawa Timnas Indonesia semakin dekat dengan impian lolos ke Piala Dunia 2026. Dimas bersama Bupati Fahmi Muhammad Hanif menegaskan komitmen mereka untuk terus menghadirkan kegiatan positif yang mempererat kebersamaan warga Purbalingga.
Malam itu, Purbalingga tidak hanya menjadi saksi kemenangan Timnas Indonesia, tetapi juga merasakan euforia yang menyatukan masyarakat. Beberapa flare merah menyala di antara penonton, menambah kemeriahan malam yang penuh sukacita.