Mercusuar.co, Boyolali– Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimon, menghadiri Haflah Akhirrussanah di Pondok Pesantren Dawar Boyolali, Rabu (16/03) malam.
Wakil Gubernur Jawa Tengah yang akrab disapa Gus Yasin, mengapresiasi para kiai yang mampu menjaga kepercayaan umat lewat perilakunya yang penuh keteladanan.
Menurutnya berkat kepatuhan masyarakat pada sosok kiai yang selama ini menjadi panutan mereka, beragam program pemerintah yang didukung para kiai menjadi lebih mudah terwujud.
“Atas nama pemerintah provinsi, saya betul-betul senang dengan pondok-pondok pesantren yang selalu mendukung pemerintahan, utamanya di bidang pendidikan,” kata Gus Yasin.
Berkat keteladanan para kiai, masyarakat menjadi terdorong untuk menghormati dan menuruti nasehat mereka. Kepatuhan masyarakat pada sosok kiai, menurut Wagub, terbentuk karena para kiai tidak sekedar berdalil tetapi telah mempraktekkan terlebih dahulu apa yang mereka ajarkan. Cara ini selaras dengan ajaran Rasulullah.
“Dulu, kalau Kanjeng Nabi (Muhammad) mau perintahkan umatnya (mengenai) suatu amalan, pasti Kanjeng Nabi melakukan dulu,” tuturnya.
Beragam program pembangunan yang dilakukan di Jawa Tengah, terwujud berkat dukungan para kiai. Berkat keteladanan yang dicontohkan para kiai kepada masyarakat, membuat masyarakat lebih mudah diarahkan. Karena itu, dengan bekerja sama dengan para kiai, pemerintah lebih mudah merealisasikan program-programnya.
“Saya senang, (saat) pemerintah meminta (kita menjaga) NKRI, meminta gotong royong, para kiai ini senang membantu (menjelaskan pada masyarakat), melayani masyarakat, sehingga masyarakat gampang diatur,” ungkapnya.
Usai dari Pondok Pesantren Dawar, Wagub menuju Pondok Pesantren Al – Anwar, Maron Kabupaten Purworejo. Kepada jamaah yang hadir, Wagub meminta pondok pesantren untuk melaksanakan ajaran Rasulullah yang Rahmatan lil ‘Alamin.
Pihaknya juga sekaligus meminta maaf, apabila pemerintah dinilai masih kurang maksimal dalam melayani pondok pesantren.(ap)