Diduga Tertular Melalui Udara, Sapi di Purbalingga Terkena PMK

IMG 20220515 WA0083

Mercusuar.co, Purbalingga – Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ternak sapi telah menjalar ke Purbalingga. Tidak kurang dari 9 ekor sapi di Desa Karanggedang Kecamatan Bukateja dipastikan tertular penyakit yang diakibatkan oleh virus tersebut.

“Hasil uji laboratorium atas pengambilan sample oleh Balai Besar Veteriner Yogyakarta dinyatakan positif,” tutur Kepala Dinas Pertanian Purbalingga, Mukodam, Minggu pagi (15/5/2022).

Lokasi kandang itu dekat dengan wilayah Banjarnegara yang sudah lebih dahulu terdampak. Upaya melokalisir PMK tidak mudah dilakukan karena virus itu bisa menular melalui udara pada jarak radius hingga 10 kilometer. Langkah pengobatan untuk meningkatkan daya tahan tubuh sapi sudah dilakukan. Termasuk upaya melokalisir dengan peningkatan sanitasi kandang, mengurangi mobilitasi petugas kandang serta sterilisasi kandang dan lingkungan sekitar dengan penyemprotan desinfektan.

Kalau daya tahan tubuh semakin bagus, duplikasi virus dalam tubuh dapat diminimalisir dan ternak dapat sembuh. Caranya dengan diberi vitamin, kualitas pakan yang ditingkatkan dan  kebersihan kandang dijaga.

Sebelumnya, pada Kamis (12/5/2022) lalu, petugas Dinas Pertanian bersama sejumlah personel Polres melakukan pemeriksaan kondisi kesehatan hewan di sejumlah peternakan sapi di Purbalingga. Dalam kegiatan yang dihadiri petugas dari Balai Besar Veteriner Wates Yogyakarta dan Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Cilacap, dilakukan pemeriksaan sampel terhadap sapi di peternakan Desa Karanggedang. Dilakukan pemeriksaan darah dan air liur sapi di kandang tersebut.

Pemeriksaan itu dengan mengambil sampel darah dan liur sapi di peternakan Desa Karanggedang. Petugas juga memberi multivitamin bagi sapi.

Seperti diberitakan sebelumnya, penyakit mulut dan kaki menyerang hewan ternak sapi di sejumlah wilayah di Indonesia. Dinas Pertanian Purbalingga menempuh sejumlah langkah antisipasi agar penyakit itu tidak merambah ke wilayahnya.(*)

Related posts