Pesan Bupati Boyolali Dalam Pembukaan Merdeka Ekspo Talenta Pendidikan Tahun 2024 : Terus Gali Potensi Kabupaten Boyolali Menjadi Buku

IMG 20240611 WA0018

Mercusuar.co, Boyolali – Puncak peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Boyolali digelar Merdeka Ekspo Talenta (METAL) Pendidikan Tahun 2024. Acara yang dibuka oleh Bupati Boyolali M. Said Hidayat, digelar mulai Senin (11/6/2024) pagi hingga Selasa (12/6/2024) juga sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun Boyolali ke 177.

Usai pembukaan Bupati Boyolali M. Said Hidayat menyampaikan apresiasinya atas terselenggarakannya acara ini. Bupati mengatakan, Pendidikan adalah yang penting dan harus menjadi perhatian bersama karena dari sini dapat dihasilkan generasi kedepan yang lebih hebat dan tangguh. Oleh karena itu dirinya berharap tercapainya prestasi dalam dunia Pendidikan di Kabupaten Boyolali ini harus terus dituangkan dalam literasi seperti buku Boyolali Kaya Cerita, Boyolali Kaya Rasa, dan Boyolali Kaya Seni.

“Dengan peran para guru diharapkan bisa menggali potensi-potensi yang ada di Kabupaten Boyolali untuk kemudian dijadikan menjadi sebuah buku yang kemudian diajarkan kepada siswa,” pesan Bupati M Said Hidayat, Selasa (11/6/2024).

Sementara Kepala Disdikbud Kabupaten Boyolali Supana, mengatakan kegiatan METAL ini menampilkan hasil karya kreatifitas guru dan siswa di Kabupaten Boyolali. Terdapat 70 stand ekspo mulai dari jenjang PAUD, TK, SD, SMP dan jenjang Pendidikan Kesetaraan serta Lembaga kursus dan pelatihan yang ada di Boyolali.

“Kegiatan ini sebagai bentuk peningkatan mutu kegiatan belajar mengajar dan sebagai implementasi dari kurikulum Merdeka.” katanya.

Kepala Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Tengah yang diwakili oleh Widyaprada BBPMP, Dedi Gunawan mengungkapkan apresiasinya atas pencapaian pendidikan di Boyolali. Ia mengatakan, Program Sekolah Penggerak (PSP) di Kabupaten Boyolali sudah melampaui target dari Kemendikbudristek, dimana pada rapor Pendidikan dimensi A yakni kemampuan A1 literasi mencapai 52,2 persen, untuk A2 numerasi mencapai 73,9 persen, dan peningkatan karakter sebesar 63 persen.

Lebih lanjut Dedi berpesan agar Disdikbud Kabupaten Boyolali mengikuti edaran dari KPK untuk pencegahan korupsi dan pengendalian gratifikasi dalam penyelenggaraan PPDB.

“Mari Bapak Ibu, kita semuanya adalah pihak-pihak yang berkecimpung di bidang Pendidikan, harapannya mari kita melaksanakan PPDB yang obyektif, transparan dan akuntabel, dan kita menghindari diri dari korupsi dan gratifikasi.” pesannya.

Dalam pembukaan METAL ini juga diserahkan bantuan yang berasal dari APBD Kabupaten Boyolali Tahun 2024. Adapun bantuannya adalah beasiswa tidak mampu yang belum memperoleh dana PIP, untuk 2.000 siswa SD yang masing-masing menerima Rp 400 ribu, 1.200 siswa SMP masing-masing sebesar Rp 500 ribu, dan 600 warga belajar kesetaraan yang masing-masing menerima Rp 1 juta. Kemudian bantuan untuk 50 TK yang masing-masing mendapatkan Rp 8 juta, bantuan untuk 95 Kelompok Bermain masing-masing menerima Rp 4 juta, dan bantuan untuk 30 Kelompok Seni yang masing-masing sebesar Rp 10 juta. (fen)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pos terkait