Kasus Polwan Bakar Suami di Mojokerto, Kronologi Hingga Sesal Pelaku

Profil Briptu FN alumni SMPN 2 Jombang yang bakar suaminya
Profil Briptu FN alumni SMPN 2 Jombang yang bakar suaminya

MERCUSUAR.CO Peristiwa menggegerkan terjadi di Asrama Polisi (Aspol) Mojokerto, Jawa Timur. Polwan, Briptu Fadhilatun Nikmah, membakar suaminya, Briptu Rian Dwi, saat cekcok urusan rumah tangga. Briptu Rian meninggal dunia, Briptu Fadhilatun jadi tersangka.

Pasutri polisi ini tinggal di rumah dinas Aspol, Jl Pahlawan, Kelurahan Miji, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto. Bagaimana kronologi kejadian tersebut?

Bacaan Lainnya

Kronologi

Briptu Rian pulang dari kantor, Sabtu (8/6/2024) sekitar pukul 10.30 WIB. Terjadi cekcok dengan istri di garasi. Briptu Fadhilatun menanyakan gaji ke-13 yang nominalnya berkurang, tapi tak mendapat jawaban memuaskan.

Pelaku emosi. Lalu menyiramkan bensin yang sudah disiapkan sebelumnya.

“(Istrinya) menyiramkan bensin di muka dan badan korban,” ungkap Kabid Humas Polda Jatim Kombes Dirmanto, Minggu (9/6), dilansir detikJatim.

“Tidak jauh dari TKP, ada sumber api dan terpercik, akhirnya membakar yang bersangkutan,” tambahnya.

Usai api padam, pelaku membawa korban ke RSUD Mojokerto. Korban terluka bakar 90 persen dan meninggal dunia pada pukul 12.54 WIB, Minggu (9/6). Pelaku sempat meminta maaf saat korban dalam penanganan tim medis.

“Jadi FN ini juga memiliki tanggung jawab yang besar, ya untuk menolong yang bersangkutan dengan dibantu beberapa tetangga. Sesampainya di rumah sakit, FN meminta maaf kepada suami atas perlakuannya,” urai Dirmanto.

Korban dimakamkan secara kedinasan di kampung halamannya, Jombang, pada Minggu (9/6) sore. Sementara pelaku diperiksa di Polda Jatim.

Jadi Tersangka dan Trauma
Briptu Fadhilatun Nikmah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat pasal Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Dia diperiksa tim Subdit Renakta Ditreksrimum Polda Jatim.

“Sampai sekarang masih diperiksa dan masih trauma ya,” ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Dirmanto, Senin (10/9/2024), dilansir detikJatim. Polisi melibatkan psikiater untuk mendampingi tersangka. “Kami libatkan psikiatri untuk menangani kasus ini, ini kami prihatin betul atas kejadian ini,” ujarnya.

Pelaku dan korban memiliki 3 anak balita. Semua tak menyaksikan insiden tragis yang menimpa ayahnya. Sebab, sebelum kejadian, pelaku meminta asisten rumah tangga membawa anak keluar rumah.

Pos terkait