Besi Proyek Sudah Dievakuasi, Begini Situasi Stasiun MRT Yang Normal Lagi

Imbas Besi Proyek Kejagung Jatuh di Rel, MRT Jakarta Settop Operasi Seharian
Imbas Besi Proyek Kejagung Jatuh di Rel, MRT Jakarta Settop Operasi Seharian

MERCUSUAR.CO MRT Jakarta sempat menghentikan operasional imbas insiden besi proyek Kejaksaan Agung (Kejagung) yang jatuh di jalur kereta antara Stasiun ASEAN dan Blok M. Pagi ini, kereta MRT telah beroperasi normal. Pantauan detikcom di Stasiun MRT Blok M, Jakarta Selatan, pada Jumat (31/5/2024).

Kepala Divisi Corporate Secretary MRT Ahmad Pratomo menjelaskan tentang bagaimana proses yang dilakukan pihak MRT hingga akhirnya kereta beroperasi kembali. Dia mengungkap telah melakukan serangkaian proses evakuasi sejak Kamis (31/5) malam.

Bacaan Lainnya

“Ya, jadi memang tadi malam setelah kita melakukan serangkaian proses, tentu melakukan evakuasi dari besi yang jatuh di jalur MRT Jakarta, termasuk juga melakukan serangkaian pengecekan, termasuk memeriksa kelistrikan, memeriksa kereta yang terkena, dan juga memeriksa persinyalan,” kata Ahmad saat ditemui langsung di Stasiun MRT Blok M, Jakarta Selatan, Jumat (31/5).

“Dan setelah itu kita juga lakukan uji coba sebelum kita akhirnya memutuskan untuk bisa menjalankan operasi dengan normal pada hari ini. Lalu setelah melakukan koordinasi kemarin untuk mengatur jarak sebesar 6 meter ya,” tambahnya.Sebelumnya, MRT Jakarta sempat menghentikan operasional imbas insiden besi proyek terjatuh di jalur kereta antara Stasiun ASEN dan Blok M. Pagi ini, MRT telah beroperasi normal.

“MRT Jakarta Kembali beroperasi. Kami siap mengantarkan dengan aman, nyaman dan tepat waktu,” kata MRT melalui Instagram resminya.
“Mari gunakan MRT Jakarta sebagai moda transportasi mobilitas teman MRT,” sambungnya.

MRT meminta maaf insiden yang terjadi menimbulkan ketidaknyamanan bagi penumpang. Ke depannya, MRT akan mengevaluasi secara menyeluruh supaya insiden tersebut tak terulang.

“Mohon maaf kepada seluruh masyarakat pengguna layanan MRT Jakarta atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. MRT Jakarta akan melakukan evaluasi secara menyeluruh agar kejadian ini tidak kembali terulang di waktu yang akan datang,” ujar Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta (Perseroda) Ahmad Pratomo melalui keterangan resmi perusahaan.

“Tidak ada korban jiwa atau korban luka-luka dari penumpang MRT Jakarta akibat adanya insiden ini. PT MRT Jakarta (Perseroda) telah melakukan evakuasi seluruh penumpang dengan menurunkan penumpang di stasiun MRT terdekat,” tulis akun resmi MRT, Insiden itu terjadi pukul 16.40 WIB. Jatuhnya besi konstruksi ini berdampak pada operasional MRT sementara.

 

Pos terkait