Pembukaan PPDB Sekolah di Wonosobo: Tahun Spesial dengan Aturan Baru

Kepala Dinas Pendidikan Wonosobo Dr. Drs. Musofa, M.Pd saat di temui wartawan Mercusuar.co di Alun-Alun Wonsobo dalam Festival Milad TK ABA ke-105 (Dok.Gena)
Kepala Dinas Pendidikan Wonosobo Dr. Drs. Musofa, M.Pd saat di temui wartawan Mercusuar.co di Alun-Alun Wonsobo dalam Festival Milad TK ABA ke-105 (Dok.Gena)

MERCUSUAR.CO, Wonosobo – Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk sekolah-sekolah di Wonosobo resmi dibuka. Tahun ini, PPDB menjadi perhatian khusus karena beberapa perubahan signifikan dalam regulasi serta pengawasan ketat dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Wonosobo Musofa mengatakan, PPDB tahun ini merupakan yang spesial dikarenakan adanya beberapa aturan dan regulasi yang baru dari Kemendikbud.

Bacaan Lainnya

” Dikatakan spesial karena PPDB ini ini masuk kedalam indikator MCKPK, yang artinya ini langsung di awasi oleh pihak KPK,” ujarnya saat di temui di alun-alun Wonosobo Rabu (29/4/2024).

Indikator MCPKPK dan Pengawasan KPK

Tahun ini, PPDB di Wonosobo menjadi salah satu indikator dalam Monitoring Center for Prevention dari KPK. Hal ini berarti setiap langkah dalam proses PPDB diawasi ketat oleh KPK untuk memastikan tidak ada kecurangan atau penyalahgunaan wewenang. Pengawasan ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam penerimaan siswa baru.

Pengaturan oleh Pemerintah Kabupaten dan Kebebasan Berkreasi

PPDB di Wonosobo tahun ini diatur oleh Pemerintah Kabupaten Wonosobo, yang memberikan kebebasan kepada sekolah-sekolah untuk berkreasi dalam penerapan regulasi, sesuai dengan pedoman dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Hal ini memberikan ruang bagi sekolah untuk menyesuaikan proses penerimaan siswa baru dengan kebutuhan lokal, sambil tetap mematuhi peraturan nasional.

Perubahan Regulasi dan Jalur Zonasi

Salah satu perubahan mendasar dalam PPDB tahun ini adalah terkait jalur zonasi. Kemendikbud mengeluarkan aturan baru yang mengharuskan penggunaan Kartu Keluarga (KK) yang telah berumur lebih dari satu tahun. KK ini harus mencantumkan nama siswa dan orang tua. Perubahan ini merupakan langkah signifikan yang diterapkan di Wonosobo, dan saat ini sedang dalam tahap sosialisasi.

Sosialisasi Jalur Zonasi Baru

Pemerintah Kabupaten Wonosobo telah memulai sosialisasi tentang perubahan jalur zonasi. Sosialisasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa masyarakat memahami dan siap mengikuti aturan baru yang telah ditetapkan. Jalur zonasi ini diharapkan dapat membantu pemerataan siswa di berbagai sekolah dan memudahkan akses pendidikan bagi para siswa.

Penyiapan Aplikasi Online

Mengikuti perkembangan zaman, PPDB di Wonosobo tahun ini juga memanfaatkan teknologi dengan menggunakan aplikasi online. Penyiapan aplikasi ini bertujuan untuk mempermudah proses pendaftaran dan meningkatkan efisiensi serta transparansi.

Evaluasi dan Pendampingan dari DPPMT

Perubahan regulasi dalam PPDB tahun ini merupakan hasil evaluasi yang dilakukan oleh Kemendikbud. Selain itu, ada pendampingan langsung dari Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Wonosobo (DPPMT) untuk memastikan implementasi regulasi berjalan lancar.

Pemerataan Siswa dan Kemudahan Akses

Jalur zonasi yang diterapkan bertujuan untuk melakukan pemerataan jumlah siswa di sekolah-sekolah dan memudahkan akses bagi para siswa. Dengan zonasi ini, diharapkan tidak ada lagi penumpukan siswa di beberapa sekolah tertentu, dan setiap sekolah dapat menerima siswa dengan lebih merata.

Dengan berbagai perubahan dan pengawasan ketat ini, diharapkan PPDB tahun ini di Wonosobo dapat berjalan dengan lebih baik, adil, dan transparan, serta memberikan kesempatan yang sama bagi semua calon siswa untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas.(Gen)

Pos terkait