Operasi Penangkapan Kurir Ekstasi: Polda Sumsel Berhasil Menggagalkan Peredaran Narkoba di Palembang dan Ogan Ilir

Operasi Penangkapan Kurir Ekstasi: Polda Sumsel Berhasil Menggagalkan Peredaran Narkoba di Palembang dan Ogan Ilir
Operasi Penangkapan Kurir Ekstasi: Polda Sumsel Berhasil Menggagalkan Peredaran Narkoba di Palembang dan Ogan Ilir

MERCUSUAR.CO, Wonosobo – Aparat Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel) telah berhasil menghentikan upaya peredaran narkoba di wilayah Kota Palembang dan Kabupaten Ogan Ilir melalui operasi penangkapan yang dilakukan pada tanggal 19 Mei 2024 dan 26 Mei 2024

Wakil Direktur Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel, AKBP Harrissandi, mengungkapkan bahwa operasi ini dilakukan oleh tim khusus setelah menyita barang bukti sebanyak 13.990 butir pil ekstasi dari dua orang kurir. Salah satu kurir berhasil ditangkap di wilayah Timbangan, Indralaya, Ogan Ilir, sementara kurir lainnya diamankan di wilayah Ilir Timur III Palembang. Barang bukti yang berhasil disita tersebut merupakan hasil dari upaya penyelundupan narkoba yang ditujukan untuk diedarkan dan dipasarkan di tempat hajatan yang biasanya memuat musik remix atau DJ.

Bacaan Lainnya

Pihak kepolisian juga menegaskan bahwa Kapolda Sumsel telah mengeluarkan larangan kepada warga di Palembang untuk menggelar hajatan dengan musik memutar remix sebagai antisipasi terhadap peredaran ekstasi yang semakin meredup.

Kedua tersangka yang berhasil ditangkap dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Subsider Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009, tentang narkotika. Ancaman hukuman yang dikenakan termasuk pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau paling lama 20 tahun.

Salah satu tersangka, berinisial FA, mengakui telah dua kali menjadi kurir atas perintah bosnya dengan imbalan uang sebesar Rp 5.000.000. FA, yang bekerja sebagai ojek online, mengaku melakukan tindakan tersebut untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Sementara itu, tersangka lainnya, berinisial H, saat akan ditangkap di Ogan Ilir melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri. Petugas terpaksa mengambil tindakan tegas dengan menembak tersangka tersebut. H saat ini sedang menjalani perawatan atas luka yang dideritanya.

Kepolisian mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap upaya peredaran narkoba di sekitar mereka dan mengajak semua pihak untuk bekerja sama dalam upaya anggota peredaran narkoba yang merusak genenerasi.

Pos terkait