Singkong Rebus Apakah Alternatif Karbohidrat yang Sehat? Ini Jawabanya!

Ilustrasi Gambar Singkong (Dok.Google)
Ilustrasi Gambar Singkong (Dok.Google)

MERCUSUAR.CO, Wonosobo – Singkong rebus sering dijadikan alternatif sumber karbohidrat bagi banyak orang. Namun, tahukah Anda berapa kalori yang terkandung dalam singkong rebus?

Singkong, atau ubi kayu, merupakan tanaman umbi-umbian yang berasal dari Amerika Selatan. Bagi sebagian masyarakat, singkong adalah sumber utama karbohidrat dan kalori. Indonesia sendiri adalah salah satu negara penghasil singkong terbesar di dunia, selain Nigeria dan Thailand.

Bagian singkong yang paling banyak dimanfaatkan adalah akarnya. Cara pengolahannya pun cukup mudah dan beragam. Singkong bisa digoreng dengan bumbu seperti bawang putih, ketumbar, dan garam, atau bisa juga diolah dengan cara direbus. Singkong rebus dianggap sebagai olahan yang paling praktis karena tidak membutuhkan bumbu khusus. Cukup kupas singkong dan rebus atau kukus selama 15-30 menit.

Meskipun mudah diolah, bagi mereka yang sedang menurunkan berat badan, perlu memperhatikan jumlah singkong yang dikonsumsi. Ini karena singkong rebus termasuk pangan dengan kalori yang cukup tinggi.

Berapa sebenarnya kalori dalam singkong rebus?

Menurut Healthline, singkong rebus mengandung 191 kalori per 100 gram. Dibandingkan dengan umbi-umbian lain, kalori pada singkong termasuk tinggi. Misalnya, ubi jalar dengan jumlah yang sama hanya mengandung 90 kalori, sementara wortel hanya 35 kalori.

Sebagian besar kalori dalam singkong terdiri dari karbohidrat (84 persen), dengan sisanya berasal dari protein dan lemak. Namun, singkong tidak hanya mengandung kalori tinggi tetapi juga kaya akan nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh.

Singkong adalah sumber vitamin C yang baik, yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, singkong juga kaya akan tembaga, mineral yang penting untuk proses sintesis neurotransmitter, produksi energi, dan berbagai fungsi tubuh lainnya.

Singkong juga mengandung pati resisten, yang bermanfaat bagi bakteri baik di usus. Pati resisten dapat membantu mengurangi peradangan dan meningkatkan kesehatan pencernaan. Selain itu, pati resisten telah ditemukan dapat meningkatkan metabolisme dan menurunkan risiko obesitas serta diabetes tipe-2.

Demikian penjelasan mengenai kalori dalam singkong rebus beserta berbagai nutrisi lainnya yang terkandung di dalamnya. (Gen)

Pos terkait