Modus Tipu-Tipu Kades di Jombang Rugikan Teman Sendiri Rp 865 Juta

Terjerat Dugaan Penipuan untuk Modal Pilkades, Kades Sumberteguh di Jombang Dipolisikan
Terjerat Dugaan Penipuan untuk Modal Pilkades, Kades Sumberteguh di Jombang Dipolisikan

 

MERCUSUAR.COKades Sumberteguh, Kudu, Jombang bernama Wawan Sudarmanto (45) melakukan penipuan terhadap temannya sendiri, Aminudin. Sang Kades menipu temannya yang merupakan warga Kota Mojokerto hingga merugi Rp 865 juta dengan modus pinjam uang secara bertahap.

Bacaan Lainnya

Sejak 2019, mulai awalnya Rp 50 juta sampai totalnya Rp 865 juta. Dengan jaminan 2 mobil dan 4 sertifikat tanah milik orang lain. Setelah 4 tahun diberi kesempatan, sang Kades tak kunjung mengembalikan uang yang dipinjam. Korban pun melaporkannya ke polisi.

Kompol Supriyono menjelaskan Wawan dan Aminudin saling berteman. Sejak 2019 kades aktif di Desa Sumberteguh itu, meminjam uang kepada warga Jalan Mulyosari II, Kelurahan/Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto itu hingga nilainya mencapai Rp 865 juta.

Kades Sumberteguh 2 periode itu, kata Supriyono, mulanya menyerahkan 4 sertifikat tanah dan 2 mobil beserta STNK kepada Aminudin sebagai jaminan. Tersangka mengklaim sertifikat tanah dan mobil Toyota Fortuner bernopol S 1787 YZ dan Honda Brio bernopol L 1184 X itu miliknya.

“Ternyata 2 mobil itu milik orang lain dan (BPKB) masih dijaminkan di leasing. Karena tidak dibayar, dua mobil itu ditarik leasing. Tersangka juga tidak membayar sewa mobil itu kepada korban. Sedangkan 4 sertifikat juga milik orang lain.

Wawan meminta 4 sertifikat tanah dari korban. Kali ini tersangka berdalih akan menggunakan keempatnya untuk meminjam uang di bank. Tersangka menjanjikan pinjaman dari bank akan diserahkan kepada korban. Namun, 4 sertifikat tersebut tidak dimasukkan ke bank, Karena pelaku mengembalikan sertifikat itu kepada pemiliknya.

Kesal ditipu Wawan, Aminudin pun melapor ke Polres Mojokerto Kota pada 1 Maret 2023. Setelah mengantongi cukup bukti, tim Unit Tipidum dan Resmob meringkus tersangka dan ditangkap di rumahnya, di Dusun Pateguhan, Desa Sumberteguh, Kudu, Jombang.

Dalam kasus ini, polisi juga menyita barang bukti 3 surat perjanjian pinjaman, 1 surat pernyataan, serta 3 fotokopi sertifikat tanah dan Ancaman hukumannya 4 tahun penjara.

Pos terkait