Debut Tragis Pratama Arhan di Suwon FC Kartu Merah Usai Tiga Menit

Pratama Arhan Pemain Suwon FC Korea Selatan
Pratama Arhan Pemain Suwon FC Korea Selatan

 

MERCUSUAR.CO, Jakarta – Pratama Arhan, salah satu pemain andalan Timnas Indonesia, akhirnya menjalani debutnya bersama Suwon FC di K League 1. Sayangnya, debut pertamanya ini tidak berjalan sesuai harapan.

Setelah empat bulan bergabung dengan Suwon FC, Arhan tampil dalam pertandingan pekan ke-14 K League 1 2024 saat Suwon FC bertandang ke markas Jeju United pada Minggu (26/5/2024).

Pratama Arhan masuk dalam daftar skuad Suwon FC untuk pertama kalinya dan turun menggantikan Jeong Dong-ho pada menit ke-73 di Jeju World Cup Stadium.

Namun, hanya tiga menit setelah masuk lapangan, Arhan menerima kartu merah langsung dari wasit setelah melakukan pelanggaran terhadap pemain Jeju United, Rim Chang-woo. Keputusan ini diambil setelah wasit memeriksa Video Assistant Referee (VAR).

Kartu merah ini menjadi pengalaman pahit bagi Arhan, yang mencatat sejarah sebagai pemain Indonesia pertama yang tampil di K League 1.

Akibat kartu merah tersebut, Suwon FC yang sudah tertinggal 0-1 sejak menit ke-12, tidak mampu membalikkan keadaan dan akhirnya kalah dengan skor yang sama. Meski debutnya berakhir tragis, Arhan mendapatkan berbagai reaksi dari para fans, terutama dari fans Korea Selatan atau K-netz.

Banyak di antara mereka yang memberikan dukungan dan semangat kepada pemain berusia 22 tahun tersebut, meski ada juga beberapa yang memberikan komentar negatif.

Kekalahan dari Jeju United tidak mengubah posisi Suwon FC di klasemen sementara K League 1. Suwon FC saat ini berada di peringkat ke-5 dengan 21 poin dari 14 pertandingan, hasil dari enam kali menang, tiga kali imbang, dan lima kali kalah.

Sementara itu, Jeju United menduduki peringkat ke-7 dengan 17 poin.

Pelatih Suwon FC dan para penggemar tetap memiliki harapan besar terhadap Arhan. Kesalahan adalah bagian dari proses belajar, dan diharapkan Arhan bisa bangkit dan menunjukkan performa yang lebih baik di pertandingan-pertandingan selanjutnya.

Dukungan dari pelatih, rekan setim, dan para penggemar diharapkan dapat membantu Arhan memperbaiki penampilannya dan terus berkembang sebagai pemain profesional di K League 1.

Pengalaman ini menjadi pelajaran berharga bagi Arhan untuk menghadapi tantangan yang lebih besar di masa depan

Pos terkait