Harga Cabai Mengalami Penurunan Signifikan.

Pedagang pasar induk Wonosobo.
Pedagang pasar induk Wonosobo.

MERCUSUAR.CO, WONOSOBO – Selasa (7/5) – Harga sembako di Wonosobo dapat berubah setiap harinya akibat pengaruh dari berbagai faktor. Pada pukul 10.02 WIB, harga sembako setelah lebaran mulai turun. Terutama harga cabai mengalami penurunan signifikan.

Fitri salah satu pedang di pasar induk Wonosobo, sudah berjualan selama 10 tahun menyatakan bahwa harga cabai rawit dan kriting turun dari harga 50.000/kg menjadi 25.000/kg untuk cabai rawit, dan dari harga 60.000/kg menjadi 40.000/kg untuk cabai kriting. Meskipun demikian, kegiatan di pasar tetap cukup ramai, dengan naiknya harga emping yang paling pesat dari 60.000/kg menjadi 100.000/kg, dikarenakan bahannya yang langka.

Bacaan Lainnya

“Harga naik karena dari petaninya sudah naik, apalagi bawang pemasoknya dari luar Wonosobo,” ujarnya.

Namun, tidak semua harga mengalami kenaikan. Harga telur turun dari 33.000/kg menjadi 29.000/kg, dan harga bawang merah turun dari 60.000/kg menjadi 52.000/kg.

Meskipun terjadi fluktuasi harga, kondisi pasar tetap tidak sepi karena tingkat konsumsi konsumen yang tinggi. Hanya saja, terjadi persaingan antara pedagang yang berjualan di dalam pasar dan di luar pasar.

Berikut harga sembako pasar tradisonal:
Bawang merah ukuran sedang: Rp 52.000/kg
Bawang putih ukuran sedang: Rp 48.000/kg
Beras kualitas bawah I: Rp 14.000/kg
Beras kualitas bawah II: Rp 13.000/kg
Beras kualitas medium I: Rp 15.000/kg
Beras kualitas medium II: Rp 15.000/kg
Beras kualitas super I: Rp 16.000/kg
Beras kualitas super II: Rp 16.000/kg
Cabai merah besar: Rp 61.000/kg
Cabai merah keriting: Rp 40.000/kg
Cabai rawit hijau: Rp 25.000/kg
Cabai rawit merah: Rp 27.000/kg
Telur ayam ras segar: Rp 29.000/kg. (Gen)

Pos terkait