Seorang Pemuda Diduga Terjun dari Jembatan Gantung Kuyang Butuh Masaran

IMG 20240217 WA0038
Sepeda motor Apin (27) yang diduga terjun ke aliran sungai Bengawan Solo dari jembatan gantung Kuyang Butuh Masaran Sragen, (16/2).

MERCUSUAR.CO, Sragen – Seorang pemuda diduga sengaja menjatuhkan diri (terjun) ke aliran sungai Bengawan Solo dari jembatan gantung Kuyang Butuh Masaran Sragen, Jumat (16/2/2024) siang.

Kepala Basarnas Semarang, Budiono, mengatakan diketahui korban bernama Apin (27) warga Celep, Kedawung Sragen, pada hari Jumat (16/2) pukul 14.00 WIB nekat terjun dari atas jembatan gantung.

Bacaan Lainnya

Dugaan korban terjun diperkuat ada saksi yang melihat sepeda motor korban terparkir rapi di ujung jembatan gantung dan korban melompat ke sungai Bengawan Solo yang saat kejadian debit airnya tinggi dan berarus deras setelah hujan.

“Ada warga yang melihat korban setelah membeli rokok diwarung trus menuju ke jembatan gantung Butuh dengan mengendarai sepeda motor. Motor diparkir lantas korban melompat ke sungai,” ujar Budiono, Sabtu (17/2/2024).

Warga yang menyaksikan kejadian tersebut lantas menghubungi pihak desa dan dilaporkan ke tim SAR gabungan. Mendapatkan laporan tersebut Basarnas Pos SAR Surakarta, beserta tim SAR gabungan langsung menggelar operasi pencarian dan penyelamatan.

Tim SAR gabungan yang diperkuat peralatan SAR air seperti Perahu karet dan juga pelampung segera melakukan penyisiran di sepanjang sungai tersebut. Penyisiran dengan perahu karet tersebut dilakukan sepanjang 5 kilometer dari lokasi kejadian.

“Ada 4 perahu karet yang diterjunkan yakni dari Basarnas Pos SAR Surakarta, SAR MTA, SAR Himalawu dan juga milik BPBD Sragen. Pencarian kemarin sore hingga malam belum membuahkan hasil,” imbuh Budiono.

“Pagi ini (Sabtu) puluhan personil tim SAR gabungan siap untuk melakukan operasi SAR lagi. Semoga diberi keselamatan, kemudahan dan kelancaran dalam melakukan pencarian,” pungkasnya.(day)

Pos terkait