Unboxing dan Menguji Performa Main Game di Lenovo Legion Go, Konsol Handheld Pertama dari Lenovo di tahun 2023

lenovov legion go
Unboxing dan Menguji Performa Main Game di Lenovo Legion Go, Konsol Handheld Pertama dari Lenovo

MERCUSUAR.CO, Wonosobo – Pada bulan September 2023, Lenovo secara resmi meluncurkan konsol genggam pertamanya di pasar global, yang diberi nama Lenovo Legion Go. Kini, konsol yang berbasis sistem operasi Windows 11 ini akan segera hadir di pasar Indonesia dan sudah dapat dipesan melalui marketplace Lenovo Legion dengan harga Rp 13,5 juta untuk varian RAM 16 GB dan penyimpanan 512 GB.

Lenovo Legion Go menawarkan layar terbesar di kelasnya, yaitu 8,8 inci dengan teknologi IPS LCD. Kedua controller yang melingkupi layar dapat dilepas, mirip dengan konsep Nintendo Switch. Controller ini tidak hanya dapat digunakan saat terpasang, tetapi juga dapat berfungsi sebagai mouse untuk game first-person shooter (FPS).

Bacaan Lainnya

KompasTekno berkesempatan untuk melakukan unboxing dan mencoba langsung konsol Lenovo Legion Go.

Pertama-tama, Lenovo Legion Go dikemas dalam kotak besar berwarna hitam yang cukup berat. Pada bagian atas kotak, terdapat tulisan “LEG” yang berhubungan dengan “ION,” membentuk kata “Legion.” Bagian atas juga dilengkapi dengan stiker Lenovo berwarna merah putih.

Ketika dilihat dari sisi kanan dan kiri kotak, terdapat tulisan “Lenovo Legion” dan “Lenovo Legion Go,” disertai dengan logo-logo fitur unggulan seperti layar 8,8 inci dan sistem operasi Windows 11. Bagian belakang kotak memberikan informasi lebih lanjut tentang fitur utama konsol ini.

lenovo

Boks kemasan ini juga menekankan penggunaan karton daur ulang, mencantumkan label “UN3481” yang menunjukkan adanya baterai lithium ion di dalamnya. Keterangan produksi dari China dan spesifikasi model juga dapat ditemukan di bagian bawah kotak.

Saat kotak dibuka, terdapat dua kotak kecil di dalamnya. Satu kotak berisi Lenovo Legion Go, sementara kotak kecil lainnya berisi charger untuk konsol tersebut. Legion Go diselimuti oleh karton dengan ilustrasi perangkat dan petunjuk penggunaan yang unik.

Di dalam kotak tersebut, terdapat tas berwarna hitam dengan lambang “Legion” sebagai kelengkapan. Tas ini memiliki desain minimalis dengan lubang di bagian depan untuk mengisi daya Legion Go tanpa mengeluarkannya dari tas.

lenovo legion go

Ketika dibuka, pengguna akan menemukan Lenovo Legion Go, kain pembersih, dan dock magnet untuk controller kanan. Tas ini tidak dapat menampung charger, sehingga pengguna perlu menyiapkan tas tambahan jika ingin membawa charger konsol.

Charger Legion Go memiliki daya 65 watt, dan model yang diterima berasal dari Singapura dengan tiga colokan. Namun, belum jelas apakah model yang dirilis di Indonesia akan sama.

Brosur layanan purna jual Lenovo Services juga disertakan dalam paket penjualan.

Melihat lebih dekat

Lenovo Legion Go memiliki dimensi 299 mm x 131 mm x 41 mm dengan bobot 854 gram. Meskipun tergolong ringan, perangkat ini dapat membuat lengan terasa pegal setelah pemakaian lama.

Layar IPS LCD Quad HD Plus 8,8 inci Legion Go mendukung touch screen, resolusi 2.560 x 1.600 piksel, refresh rate hingga 144 Hz, dan rasio layar 16:10. Layar ini dapat disesuaikan untuk menghemat daya baterai.

lenovo legion go

Legion Go dilengkapi dengan dua controller TrueStrike yang dapat dilepas, memiliki tombol A, B, X, Y, dan analog dengan ring light yang dapat disesuaikan. Warna ring light dapat diatur melalui aplikasi Legion Space.

Dalam uji coba ini, Lenovo Legion Go menampilkan performa yang mulus dan responsif, cocok untuk pengalaman bermain game yang maksimal.

Kesimpulannya, Lenovo Legion Go menyajikan pengalaman unik dalam kategori konsol genggam dengan layar besar dan fleksibilitas controller yang dapat dilepas. Dengan spesifikasi tinggi dan desain yang kompak, konsol ini menjadi pilihan menarik bagi para penggemar game.

Pos terkait