Legit dan Manis Durian Bawor Masak di Pohon Jadi Buruan Warga

Durian Bawor masak di pohon sudah mulai jadi buruan warga. foto: Syaiful Ahmad/Mercusuar.co

MERCUSUAR.CO, Wonosobo – Warga Kecamatan Selomerto, Kabupaten Wonosobo budidaya durian Bawor di lahan seluas 1/4 hektare. Adalah Ponijo (38) budidaya durian sejak tahun 2015.

Dijamin rasanya tidak kalah dengan yang dijual di tempat lain. Saat ini panen durian telah tiba. Tentu saja membuat Ponijo sibuk memanen dilahan miliknya.

Bacaan Lainnya

Di menjelaskan, durian bisa dipanen setelah berusia 5 tahun setelah tanam. Dan dapat berbuah setiap 1 tahun sekali.

Tentu saja dari budidaya ini, Ponijo bisa meraup cuan hingga puluhan juta rupiah setiap sekali panen.

“Durian Lokal ini bisa dipanen setelah berusia 5 tahun dan berbuah kembali setiap 8 bulan sekali. Jadi durian bawor ini lebih cepet panen dibandingkan durian lokal,” ungkap petani
15/11/2023

Durian bawor memiliki kelebihan dibanding durian lokal yang dagingnya lebih tebal. Namun , rasanya manis dan legit. Saat musim panen durian tiba, durian jenis ini banyak diminati masyarakat.

Bahkan sejumlah pembeli berdatangan dari luar kota untuk menikmati durian ini langsung di kebunnya. Dan bagi penyuka durian Anda tidak perlu khawatir dengan kualitasnya. sebab durian bawor di lahan ponijo merupakan buah masak pohon.

“Salah satu pembeli sukron (17) mengatakan durian nya rasanya lebih manis , legit & dagingnya tebal. Saya datang langsung ke kebun karena buah durianya masak pohon dan buah fresh,” ujar sukron.

Sementara harga satu buah durian bawor di jual seharga RP. 35.000/ biji sampai harga Rp 150.000/ biji nya. (Sya)

Pos terkait