PMI Banjarnegara Berikan Pelayanan Pengobatan Gratis Bagi Warga Desa Suwidak

IMG 20230101 WA0118

Mercusuar.co, BANJARNEGARA – Sedikitnya 70 warga masyarakat desa Suwidak terlayani dalam kegiatan bhakti sosial pengobatan gratis yang digelar oleh PMI Banjarnegara.

Kegiatan yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) dan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) cabang Banjarnegara dihelat pada Jumat 30 Desember 2022.

Read More

Ketua PMI Kabupaten Banjarnegara Amalia Desiana melalui Ketua Bidang Pelayanan Kesehatan dan UDD Ahmad Setiawan mengatakan, bhakti sosial pengobatan gratis merupakan sinergi bersama mewujudkan masyarakat sehat.

“Bhakti sosial ini merupakan kegiatan yang telah diprogramkan dan merupakan implementasi dari hasil asessment kesehatan saat TDB pergerakan tanah di desa Suwidak beberapa waktu lalu,” ujarnya.

Lebih jauh dia menjelaskan, kesehatan merupakan salah satu kebutuhan dasar yang menjadi hak setiap warga negara.

“Kami berharap, melalui kegiatan seperti ini dapat menumbuhkan kebersamaan dalam kegiatan sosial kemanusiaan,” lanjutnya.

Ditambahkan dalam kegiatan tersebut juga menggandeng personil pramuka peduli Kwarcab Banjarnegara yang notabenya juga selalu siap untuk digandeng dalam kegiatan sosial.

Sementara itu salah satu dokter pemeriksa dari PMI Banjarnegara Syarah Mutia Dewi mengatakan, berdasarkan hasil diagnosa atau pemeriksaan, mayoritas pasien mengeluh pegal-pegal, batuk, pilek dan gangguan kesehatan ringan.

“Faktor tersebut dikarenakan cuaca ektrem yang cenderung masih terjadi dan kontur pegunungan yang notabenya berhawa dingin,” ujarnya.

Pihaknya juga menghimbau masyarakat untuk secara rutin memeriksakan kesehatan di faskes terdekat jika mengalami gangguan kesehatan mengingat kondisi cuaca yang masih ektrem.

“Melalui moment ini kami juga mengimbau masyarakat untuk selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta tidak melakukan BAB sembarangan,” lanjut Syarah.

Berbagai metode serta sosialisasi sederhana juga terus dilakukan PMI Banjarnegara melalui relawan hingga ketingkat desa sebagai upaya mendukung program pemerintah terutama penurunan stunting dan gerakan Stop BAB sembarangan.

Pelibatan relawan sebagai garda depan pelayanan kemanusiaan juga terus diimbangi dengan peningkatan skill serta kemampuan sehingga misi PMI yakni bergerak bersama masyarakat dapat terwujud.(ahr)

Related posts