Perkembangan Kasus Penganiayaan Oleh Brigadir DH, Ternyata Adik Ipar Jual Obat Psikotrapika

IMG 20220728 123244

Mercusuar.co, Kajen – Tim gabungan yang langsung dipimpin Wakapolres Pekalongan, Kompol Riwayat Soesatyo menggeledah rumah mertua Brigadir DH yang berada di Desa Karangsari, Kabupaten Pekalongan, Rabu (27/7) siang.

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan barang bukti berupa 1.000 pil hexymer dalam satu botol, 13 butir merlopam lorazepam, dan alat pemukul tangan atau knuckle.

Read More

Adanya barang bukti tersebut, AS adik ipar brigadir DH langsung dibawa ke Kantor Polres Pekalongan untuk dilakukan pemeriksaan.

“Dari hasil penggeledahan, kami sita barang bukti 13 butir merlopam lorazepam dan hexymer berjumlah seribu butir.”

Pihaknya menambahkan, mengenai video viral penganiayaan dan pemukulan tersebut, berawal dari tersangka memesan obat-obatan yang tak kunjung datang.

Para pelaku datang untuk menagih obat-obatan, namun berujung peristiwa viral tersebut.

Kasus penganiayaan dan pemukulan yang dilakukan oleh oknum polisi Brigadir DH, anggota Polres Batang itu, masih dalam penyelidikan oleh penyidik gabungan Polres Pekalongan.

Kasus ini sekarang melebar mengenai penggunaan dan pengedaran obat psikotropika yang dilakukan oleh adik ipar Brigadir DH yaitu AS.

“AS akan kami lakukan pemeriksaan terlebih dahulu, atas kepemilikan obat-obatan yang ditemukan saat penggeledahan.” tambahnya.(dj)

Related posts