Hendi: Terapkan Formula 3M Dalam Pembangunan Kota Pasca Pandemi

WhatsApp Image 2022 07 20 at 19.55.18

Mercusuar.co, Semarang – Terpeliharanya fasilitas umum menjadi perhatian utama Wali kota Semarang, Hendrar Prihadi mengingat Kota Semarang adalah salah satu destinasi wisata favorit di Indonesia. Untuk itu, dirinya dan jajarannya terus mengusahakan fasilitas dan layanan yang menunjang kenyamanan wisatawan.

Di lain sisi, Walikota Semarang yang akrab disapaHendi tersebut mengingatkan lagi kepada masyarakat untuk tetap menerapkan 3M (Memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak) dalam penerapan protokol kesehatan karena angka covid-19 yang kembali naik di beberapa daerah.

Read More

“Mari kita laksanakan 3M kesehatan dan 3M pemeliharaan demi percepatan pembangunan Kota Semarang dan keamanan berwisata di masa pasca pandemi ini,” himbau Hendi.

Hal tersebut merespon keluhan warga masyarakat mengenai beberapa fasilitas publik yang kondisinya tidak terawat, Hendi mengingatkan jajarannya untuk menerapkan formula 3M dalam pembangunan kota pasca pandemi. 3M yang dimaksud wali kota adalah merawat, meningkatkan, dan menginisiasi.

“Saat pembangunan sarana atau fasilitas umum biasanya antusiasmenya tinggi. Setelah euforianya hilang, perhatiannya juga ikut hilang, jadi tidak dirawat. Alasannya tidak ada biaya. Padahal itu tergantung bagaimana kita mengelola dana yang ada sejak awal,” ujar Hendi, di sela-sela kunjungannya ke SMP Negeri 3 Semarang, Rabu (20/7).

Merawat yang dimaksud Hendi adalah dengan cara menjaga kebersihan fasilitas yang ada. “Sementara yang dimaksud dengan meningkatkan adalah dengan cara memperbaiki fasilitas yang rusak. Sedangkan menginisiasi di sini maksudnya adalah mendengarkan aspirasi masyarakat, mana fasilitas dan sarana yang perlu diadakan. Dengan kata lain, menginisiasi hal-hal baru yang sebelumnya tidak ada,” terang Hendi.

Hendi pun menegaskan agar jajarannya tidak terlena dengan berbagai pencapaian dan penghargaan yang sudah diperoleh Kota Semarang. Karena menurutnya mempertahankan justru lebih sulit daripada mendapatkan. “Jangan karena Kota Semarang sudah dapat banyak penghargaan lantas membuat kita menjadi sombong, bersantai-santai. Justru penghargaan tersebut harusnya semakin memacu kita untuk memberikan kinerja yang lebih baik lagi,” katanya.(ap)

Related posts