Persiapan Pemberangkatan ke Tanah Suci, Calhaj Purbalingga Jalani Tes PCR

23 19 32 IMG 20220628 WA0014

MERCUSUAR.CO, Purbalingga – Sebelum keberangkatan ke tanah suci, sebanya 245 calon haji Kabupaten Purbalingga menjalani tes PCR yang dipusatkan di Puskesmas Kalimanah, Kabupaten Purbalingga, Selasa (28/6/2022). Tes tersebut merupakan bagian dari prosedur perjalanan ke tanah suci.

“Hasil tes PCR akan dikirimkan ke RS Margono Soekarjo Purwokerto. Hasilnya akan diketahui dalam satu dua hari ini. Semoga semuanya sehat dan bisa berangkat menjalankan ibadah di tanah suci,” ungkap Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Purbalingga, Khamimah, kepada pada Mercusuar, Selasa (28/6/2022).

Khamimah mengatakan setelah melaksanakan tes PCR, pihaknya akan melakukan menjenguk
dua calon haji yang mengalami sakit. “Kemungkinan pemberangkatan dua calon haji yang sakit tersebut ditunda, karena kondisi kesehatan yang belum memungkinkan untuk berangkat ke tanah suci. Mereka perlu proses penyembuhan terlebih dahulu,” ungkapnya,” katanya.

Menurutnya, calon haji Kabupaten Purbalingga keberangkatannya terbagi dua kelompok terbang (kloter), kelompok pertama yang tergabung dalam kloter 42 sebanyak 208 orang  diberangkatkan pada hari Jumat (1/7/2022), serta kloter 43 sebanyak 39 diberangkatkan pada hari Sabtu (2/7/2022).

“Jumlah calon haji Kabupaten Purbalingga tahun ini sebanyak 245 orang. Mereka didampingi 2 orang Petugas Haji Daerah (PHD), 1 orang Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI), dan 1 Tenaga Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI),” terangnya.

Wabup Sudono saat mewakili Bupati Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) dalam pelepasan calon haji, Senin (27/6/2022)  menyampaikan agar calon haji tetap menjaga Kesehatan dan kekompakan. Tim dan ketua regu diminta untuk menjalin kebersamaan dan mengawasi anggotanya serta menjalankan fungsinya sebagai ketua regu.

Ketua regu diminta turut memantau anggota yang belum melaksanakan rukun wajib haji agar sekembali dari tanah suci menjadi haji yang mabrur.

“Kepada Tim, kebersamaan dan kekompakan harus dijaga. Khusus kepada ketua regu, harus tahu betul dan ditanyakan siapakah yang belum menjalankan atau melaksanakan rukun wajib haji. Karena harapannya semua jamaah adalah menjadi haji mabrur,” ujarnya.(Angga)

Related posts