Tak Gelar Wisuda Mewah, SMPN 1 Mojotengah Justru Bakti Sosial dan Tebar Benih Ikan

20fmulok wsb ang 1

Mercusuar.co, Wonosobo – Dewasa ini momen kelulusan sekolah lazim dilakukan di gedung dan para peserta didandani layaknya pelaksanaan wisuda universitas, namun tidak dengan salah satu sekolah menengah pertama di Wonosobo ini.

Mereka justru menggelar seremonial di sekolah tanpa riasan dan melakukan baksos sekaligus penebaran benih ikan. Kepala Disdikpora dorong sekolah untuk memaksimalkan mulok sesuai potensi lokal.

Sejak pagi sekitar 276 siswa berseragam putih biru sudah memadati lapangan sekolahnya. Mereka nampak sederhana, tanpa riasan apapun. Satu persatu siswa dipanggil namanya untuk dibagi ijazah.

Salah satu siswa, Siti Khansa Umayah (16) mengaku berkesan dengan momen wisuda tersebut. Sebab dirinya juga didorong untuk berbagi terhadap warga sekitar. “Senang karena lebih bermakna dan semoga bantuan kami bermanfaat bagi orang-orang sekitar,” kata Siti.

Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Mojotengah Tri Hari Agustanti mengatakan, pada prosesi kelulusan peserta didik yang sederhana namun bermakna ini, mereka diajari untuk lebih memiliki rasa cinta terhadap sekolah. Sebab masih banyak hal yang perlu mereka siapkan daripada untuk menghambur-hamburkan kesenangan semata.

“Daripada buat rias lebih baik untuk memberikan bantuan kepada warga yang membutuhkan dan ke panti asuhan. Ada sekitar 200 lebih paket bantuan berisi kebutuhan pokok, ini murni dari siswa kami isinya mulai dari beras, gula dan lain-lain,” terang Tri, Senin (20/6/2022).

Lebih menariknya lagi, para siswa juga diajak untuk menebar benih ikan di salah satu kolam milik sekolah. Menurut Tri ini merupakan upaya menyambut kurikulum merdeka yang mendorong siswa berwirausaha. Sebanyak tujuh kantong berjumlah 1100 benih ikan nila disebar pada salah satu kolam di sekolah yang luasnya 1,8 hektar tersebut.

“Tiap sekolah memiliki brand sendiri, kami memanfaatkan keadaan air yang melimpah untuk budidaya ikan. Masih ada 6 kolam lain dan sawah milik sekolah yang sekarang sedang ditraktor, ini ke depan untuk mina padi,” lanjutnya.

Pada saat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Wonosobo Tono Prihantono juga turut dalam pelepasan benih ikan nila. Dia mengatakan semua satuan pendidikan berdasarkan perbup wajib memiliki muatan lokal sekolah.

“SMP Negeri 1 Mojotengah memilih mulok yang menyesuaikan dengan potensi lokal dengan pelepasan benih ikan. Kita tahu bahwa kondisi air di sana melimpah. Saya apresiasi, dan terutama pada hari ini mereka menyelenggarakan wisuda secara sederhana dan penuh makna,” ujar Tono.(ang)

Related posts