Peringati Hari Lingkungan Hidup, Pemkab Purbalingga Tanam Pohon di Area Perkotaan

FB IMG 1654512896926

Mercusuar.co, Purbalingga – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2022, Pemkab Purbalingga menanam sejumlah pohon  di area perkotaan, Minggu (5/6/2022). Are yang menjadi sasaran tanma.pohon tersebut diantaranya di jalan lingkar GOR Goentoer Darjono (Kelurahan Purbalingga Kidul) dan Kompleks Sanggar Bhakti Kwarcab Purbalingga (Kelurahan Purbalingga Lor).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Purbalingga, Priyo Satmoko mengatakan karena lahan perkotaan yang bisa ditanami pohon sangat terbatas, maka DLH hanya menyediakan 60 batang bibit pohon.

“Total ada 60 bibit pohon yang ditanam hari ini, karena memang area perkotaan lahannya terbatas,” ungkapnya.

Prio menjelaskan, dalam mewujudkan Satu Bumi untuk Masa Depan, melakukan penanaman pohon sebagai bentuk konservasi alam. Di samping sebagai resapan air, pohon-pohon tersebut nantinya juga bisa bermanfaat sebagai peneduh.

“Adapun pohon-pohon yang ditanam diantaranya Ketapang, Manggis dan Mahoni,” jelasnya.

Prio menambahkan, DLH juga setiap tahun selalu melakukan programkan penanaman pohon. Selain penanaman dilaksanakan pada momentum Hari Lingkungan Hidup, juga dilakukan saat momentum Hari Air Sedunia dan penanaman di wilayah rawan longsor. Untuk peringatan Hari Lingkungan Hidup tahun ini dirangkaikan dengan Hari Sepeda Dunia.

“Sehingga hari ini Bupati bersama Kepala OPD dan para komunitas sepeda menyelenggarakan Gowes Bareng yang di dalamnya juga terdapat rangkaian penanaman pohon di titik yang dilewati.

Sementara itu, Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi berharap penanaman pohon-pohon tersebut  nantinya bisa bermanfaat, terutama dalam pelestarian lingkungan hidup di Kabupaten Purbalingga.

Adapun kegiatan Gowes Bareng  tersebut merupakan inisiasi dari Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) bekerjasama dengan Pemkab Purbalingga. Menurut Bupati kegiatan gowes bareng juga sebagai memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat.

“Tentunya agar imun tubuh kita tetap baik sehingga Insha Allah Covid menjauh dari masyarakat Purbalingga,” ujarnya.(mir)

Pos terkait