Sebanyak 220 Pelajar Ikuti Lomba MTQ

1ftilawah wsb ang
MERCUSUAR.CO Wonosobo - Sebanyak 220 pelajar mengikuti lomba MTQ Nasional ke 29 Tingkat Kabupaten Wonosobo. Gelaran tahunan ini baru pertama dilaksanakan kembali usai dua tahun pandemi. Event ini diharapkan menjadi penyemangat generasi muda untuk belajar Al-Quran.

Kepala Bagian Kesra Setda, M. Said menjelaskan tema kegiatan tersebut adalah “Mewujudkan Generasi yang Berdaya Saing dengan Nilai-nilai Al-Quran. Agenda tahunan ini baru kali pertama dihelat lagi usai pandemi.

“Kami ingin tekankan bahwa kegiatan ini tetap harus terlaksana meski masih dalam situasi pandemi walaupun tidak semeriah sebelumnya. Kita juga harus menjaga kualitas para peserta yang ingin kita bangun agar ketika nanti dikirim ke provinsi bisa unjuk gigi di sana,” ujar Said yang ditemui usai acara pembukaan, Selasa (31/5) di Pendopo Bupati. 

Sementara itu Bupati Afif Nurhidayat ingin kompetisi ini menjadi ruang dan penyemangat bagi generasi muda untuk belajar Al-Quran. Dia menilai MTQ bisa menjadi ruang dakwah efektif sehingga diharapkan juga menjadi dorongan kuat untuk percepatan pembangunan Wonosobo. 

“Saya harap MTQ ini dapat dijadikan sebagai momentum untuk memasyarakatkan nilai-nilai Al Quran kepada masyarakat. Saya juga berpesan, jangan fokus melihat piala, namun fokuslah dengan niatan kita adalah mencari prestasi, jadi jika nanti juara itu semata karena mendapatkan barokah", tegasnya.

Pada kesempatan tersebut Afif juga menekankan pentingnya Al-Quran untuk peradaban dunia. Menurutnya kitab suci umat muslim ini menghantarkan pada kebahagiaan, terbukti pada abad ke 7 terjadi perubahan fundamental terhadap masyarakat Arab Jahiliyah. 

“Setelah itu para sahabat Nabi Muhammad SAW meneruskan dan terus mempelajari Al-Quran. Dari situ mampu melahirkan ilmuwan dari berbagai bidang dan menyumbang sejarah bagi peradaban dunia,” tutur Afif. 

Maka dari itu dia mendorong masyarakat untuk belajar membaca maupun menghafal Al-Quran sedini mungkin. Sehingga Wonosobo akan melahirkan banyak bibit unggul tahfidz quran dan telah siap mengikuti berbagai perlombaan sejenis.

“Nanti perlu ada satu lembaga khusus untuk mendidik anak-anak dari TK atau play group belajar tilawatil quran. Kita bayangkan kalau anak-anak itu bisa membaca Al-Quran dengan suara lantang dan indah akan menggetarkan hati tiap orang yang mendengarnya,” ucap Bupati Afif. 

Untuk diketahui, peserta MTQ Nasional ke 29 ini merupakan perwakilan dari tiap kecamatan. Sementara cabang lomba yang digelar meliputi, Cabang Tartil Anak–anak Putra Putri, Cabang Tilawah Anak-anak Putra Putri, Cabang Tilawah Remaja Putra Putri, Cabang Tilawah Dewasa Putra Putri, Cabang Tahfidz 1 Juz dan Tilawah Putra Putri, Cabang Tahfidz 5 Juz dan Tilawah Putra Putri, Cabang Tahfidz 10 Juz, 20 Juz dan 30 Juz Putra Putri, Cabang Seni Kaligrafi Golongan Naskah, Hiasan Mushaf, Dekorasi dan Kontemporer Putra Putri Cabang Karya Tulis Ilmiyah Al Qur’an Putra Putri. 

Perlombaan dilaksanakan dalam waktu satu hari, yakni Selasa (31/5) mulai pukul 08.00 hingga selesai. Ada beberapa lokasi lomba yakni Pendopo Bupati depan dan belakang, Masjid Agung Jami Wonosobo Lantai 1 dan 2, Aula Arpusda Wonosobo, Sasana Adipura Kencana serta Gedung Wanita.

Pos terkait