Masih Ada Slot Kosong PBI JKN di Purbalingga, Pemkab Akan Jaring 35 Ribu Kuota

FB IMG 1654168480978

MERCUSUAR.CO, Purbalingga – Masyarakat Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk didaftarkan sebagai peserta BPJS Kesehatan di Kabupaten Purbalingga masih ada 35 slot kosong, PBI berasal dari APBN 21 ribu, dan dari APBD 14 ribu. Hal ini menggerakan Pemerintah Kabupaten Purbalingga      melakukan  penjaringan untuk mengisi kuota tersebut.

“PBI dari APBN kita masih ada slot kosong sebanyak 21 ribu. Sedangkan PBI dari APBD ada slot kosong 14 ribu. Jadi total masih ada 35 ribu masyarakat miskin di Purbalingga yang harus didaftarkan,” ungkap Bupati  Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi dalam Rakor Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD), di Ruang Rapat Bupati, Kamis (2/6/2022)

Bupati mengatakan, target pemenuhan  kuota PBI-JKN tersebut harus bisa dipenuhi pada bulan Juli 2022 nanti. “Seperti yang diketahui, di Purbalingga sudah ada 894 ribu orang yang peserta BPJS Kesehatan, baik dibiayai secara mandiri maupun PBI. Di dalamnya, ada 576 ribu yang dibiayai PBI APBN dan ada 23 ribu yang dibiayai PBI APBD Kabupaten,”katanya.

Bupati mengaku mendapati laporan, proses pengisian slot kosong tersebut sudah sempat dilakukan Pemkab Purbalingga, hanya saja banyak yang ditolak oleh sistem. Hal tersebut disebabkan NIK tidak valid sehingga perlu  dikonsolidasikan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinpendukcapil). Dlam hal ibu Bupati juga minta masalah ini harus bisa segera diselesaikan.

“Data yang sudah terdaftar PBI nantinya harus diverifikasi dan validasi. Mereka yang sudah meninggal atau pindah, tentu harus dikeluarkan,” pintanya.

Proses penjaringan peserta baru PBI JKN ini akan dilakukan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Purbalingga melalui struktur yang ada di bawahnya. Kuota tersebut juga akan disisakan untuk kepentingan emergency dan juga untuk bayi peserta PBI JKN yang baru lahir.(*)

Pos terkait