Gus Yasin Berikan Arahan Kepada PHD Jateng, Untuk Perhatikan Kesehatan, Kenyamanan dan Perlindungan Jemaah Haji

Pengarahan Petugas Haji Daerah6 1024x682 1

Mercusuar.co, Semarang – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, memberikan pengarahan kepada Petugas Haji Daerah (PHD) di Gedung Gradhika Semarang, Senin (30/05/2022).

Menjelang ibadah haji, sebanyak 75 orang terpilih menjadi PHD di Jawa Tengah. Mereka akan memberikan pendampingan kepada seluruh jemaah haji yang berasal dari Jateng selama berada di Tanah Suci.

Wakil Gubernur Jawa Tengah yang akrab disapa Gus Yasin tersebut, ada beberapa hal lain yang perlu mendapat perhatian. Salah satunya masalah kesehatan. Dia mengingatkan kepada petugas haji, agar tetap memperhatikan sisi kesehatan jemaah haji. Jika ada yang sakit, lanjutnya, segera berikan penanganan agar tidak berlarut-larut.

Apalagi, imbuh Gus Yasin, ibadah haji tahun ini adalah yang pertama digelar sejak pandemi Covid-19. Sehingga aspek kesehatan perlu mendapat perhatian. Dia berharap agar ibadah haji tahun ini dapat berjalan secara lancar.

“Saya yakin ibadah tahun ini lancar, dari sisi kesehatannya, ibadah. Saya berharap PHD benar-benar menjalankan tupoksinya melayani jemaah haji,” harapnya.

 Pengarahan Petugas Haji Daerah5 1024x682 1

Lebih lanjut, Gus Yasin juga meminta para petugas haji benar-benar memberikan kenyamanan dan perlindungan para jemaah haji.

“Yang perlu mendapat perhatian adalah kenyamanan hati jemaah haji. Karena biasanya jemaah itu punya guru, biasanya (misal cara ibadah) kalau tidak seperti itu tidak sah, sehingga kadang menjadi bahan olok-olokan (perdebatan). Ini harus diterangkan oleh petugas haji. Boleh kok seperti ini, (cara ibadah) ini diperbolehkan, hajinya juga mabrur. Sehingga jemaah haji bisa ibadah khusyuk, tidak menyalahkan antarjemaah haji,” katanya.

Gus Yasin menambahkan, saat ini petugas haji tengah mendapatkan pembekalan tugas-tugas mereka selama mendampingi jemaah haji nanti. Dia optimistis petugas haji dari Jawa Tengah sudah siap dan memahami fungsi mereka.

“Saya yakin Jawa Tengah sudah siap. Karena yang menjadi PHD beliau yang memahami agama, sehingga nanti fungsi perlindungan ibadah selama di Mekah bisa ditangani mereka,” tandasnya.(dj)

Pos terkait