15 Desa Wisata Lolos Seleksi ADWW

images 1
MERCUSUAR.CO Wonosobo - Wonosobo memiliki 55 desa wisata yang tersebar mulai wilayah Dieng hingga Wadaslintang. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan tengah membina 15 desa di antaranya untuk mengikuti ajang Anugerah Desa Wisata Wonosobo. Seluruh desa wisata ini diharapkan mampu menopang daya tarik wisata konsep lima dieng baru.

Baru-baru ini Disparbud telah menyeleksi 55 desa wisata untuk dilombakan dalam Anugerah Desa Wisata Wonosobo (ADWW). Terdapat 15 desa yang lolos seleksi, yakni Desa Sembungan Kejajar, Igirmranak Kejajar, Desa Parikesit Kejajar, Desa Dieng Kejajar, Desa Sendangsari Garung, Desa Maron Garung, Desa Ropoh Kepil, Desa Kumejing Wadaslintang, Desa Tlogomulyo Kertek, Desa Reco Kertek, Desa Mergolangu Kalibawang, Desa Wilayu Selomerto, Desa Plobangan Selomerto, Desa Kadipaten Selomerto dengan Desa Wisata Giyantinya, dan Desa Lipursari Leksono.

Kepala Disparbud Agus Wibowo mengatakan pihaknya terus melakukan pembinaan jelang Festival Desa Wisata dan ADWW terhadap lima belas desa tersebut dimulai sejak 19 hingga 31 Mei mendatang. Selain pembinaan, Disparbud sekaligus melakukan monitoring dan evaluasi pada pengelolaan desa, yang menjadi indikator penilaian. 

“Kami juga melakukan evaluasi dan monitoring terhadap pengelolaan homestay, toilet umum, CHSE, penyediaan souvenir, penyediaan content digital dan penataan kelembagaan. Ini sama persis dengan penilaian pada tingkat nasional yakni Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI),” tutur Agus kepada Suara Merdeka, Selasa (24/5).

Dari lima belas desa yang akan mengikuti ADWW, lanjut Agus, ada satu yang masuk ke tingkat nasional pada ajang ADWI, yakni Desa Sembungan, Kecamatan Kejajar. Desa tersebut berada di ketinggian 2300 mdl, yang artinya tertinggi di Pulau Jawa.

“Kita juga membranding Sembungan dengan golden sunrisenya dan masuk dalam sembilan item penilaian. Kita terus lakukan pembinaan dengan melibatkan juga pokdarwis setempat, nantinya juga akan mendapat kunjungan langsung dari Kemenparekraf,” kata Agus yang ditemui di Kantor Disparbud. 

Dia berharap desa wisata ini akan menopang konsep lima Dieng Baru. Tujuannya tidak lain yakni untuk menambah daya tarik wisatawan berkunjung kota yang terkenal dengan sebutan Negeri di Atas Awan ini. 

"Dengan banyak trip sehingga mana kala orang datang ke Wonosobo mereka tidak cukup hanya tiga hari. Karena semua tujuan wisata bagus-bagus. Jadi akan makin banyak orang yang datang ke sini," ucap Agus. 

Dorong Lima Dieng Baru
Agus mengatakan dalam upaya membangun lima Dieng Baru tidak semata-mata pada hal fisik saja. Melainkan juga mendorong untuk menciptakan atraksi dan juga aksesibilitas, sehingga muncul pelaku usaha wisata yang lain. 

Dia mengakui hingga kini Dieng masih menjadi magnet bagi wisatawan. Namun ia optimis lima dieng baru akan tumbuh besar seperti kawasan yang terkenal dengan Telaga Warna nya itu. 

“Dari lima Dieng Baru diharapkan wisatawan tidak hanya ke Dieng tapi juga turun ke kawasan yang letak geografis ya di bawah sampai ke 400 mdpl di Wadaslintang. Jadi biar makin beragam, mungkin kalau orang yang tidak suka dingin bisa ke sana,” tukasnya. 

Agus mengajak wisatawan untuk mengunjungi Wonosobo yang kaya akan keindahan alam dan potensi lainnya. “Kita tidak hanya punya mie ongklok, carica dan Dieng, tapi ada banyak lainnya termasuk desa wisata. Ayo ke Wonosobo,” pungkas Agus. (ang)

Pos terkait