Bupati Blora Berikan Bantuan Korban Kebakaran di Dukuh Peting Randublatung

IMG 20220419 WA0138

Mercusuar.co, Blora – Bupati Blora Arief Rohman, memberikan bantuan untuk korban kebakaran, Suwandi dan Sutrisno, warga Dukuh Peting, Desa Kutukan, Kecamatan Randublatung, Senin (18/04).

Diceritakan, peristiwa kebakaran terjadi pada Jumat (8/4/2022) lalu, tepatnya malam hari sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu, Suwandi sedang melaksanakan salat tarawih tidak jauh dari rumah.

“Ternyata dapat kabar rumah sudah terbakar hebat. Kemungkinan besar akibat perapian bediang kandang ternak. Alhamdulillah, masih ada beberapa barang yang bisa diselamatkan, sapi juga lari selamat, dan tidak ada korban jiwa. Rumah saya hangus, sedangkan rumah Pak Sutrisno rusak bagian samping,” terangnya.

Bantuan yang diberikan Bupati berupa sembako, peralatan rumah tangga, hingga dana sosial Baznas sejumlah Rp7,5 juta untuk Suwandi dan Rp3 juta untuk Sutrisno.

“Kami ikut prihatin atas musibah kebakaran yang melanda keluarga Pak Suwandi dan Pak Sutrisno di Desa Kutukan ini. Apalagi kejadiannya terjadi di bulan Ramadan, saat ditinggal salat tarawih. Semoga bantuan dari Pemkab bersama Dinas Sosial, dan Baznas Kabupaten Blora ini bisa untuk mendukung perbaikan rumah,” ucap Bupati.

Dalam kesempatan ini, Bupati juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi kebakaran.

“Kebakaran tidak mengenal musim. Oleh karena itu, kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar terus meningkatkan kewaspadaan. Ketika meninggalkan rumah harus memastikan semua sumber api telah padam, baik kompor, maupun bediang (perapian hewan ternak), termasuk cek berkala kabel listrik. Kita berharap musibah seperti ini tidak terjadi kembali,” imbuhnya.

Korban kebakaran Suwandi, mengucapkan terima kasih kepada Bupati dan jajaran yang telah menyempatkan hadir ke rumahnya untuk menyerahkan bantuan.

“Maturnuwun sanget Pak Bupati, Bu Wakil Bupati, dan seluruh jajaran atas bantuan serta perhatiannya untuk kami di Peting Kutukan ini. Musibah memang tidak tahu kapan datangnya. Semoga ini bisa menjadi pembelajaran bagi kami ke depannya,” ungkap Suwandi.(ap)

Pos terkait