Hadiri Pelantikan Pengurus PMI Kecamatan se-Kabupaten Rembang, Gus Yasin Apresiasi Kinerja PMI

WhatsApp Image 2022 04 18 at 12.40.34

MERCUSUAR.CO, Rembang – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menghadiri pelantikan Pengurus PMI Kecamatan se-Kabupaten Rembang masa bakti 2022-202, di Pendapa Museum RA Kartini, Sabtu (16/04).

Pada kesempatan itu, Bupati Rembang Abdul Hafidz mengatakan, PMI merupakan organisasi kemanusiaan, sehingga tidak ada nilai ekonomi. Namun yang ada justru nilai sosial. Karenanya, apabila sudah masuk PMI, maka harus siap ikhlas lahir dan batin melaksanakan tugas pokok PMI, yakni kemanusiaan.

“Baru kali ini PMI Rembang kecukupan darah, padahal yang mengambil dari Pati, Grobogan, dan lainnya. Untuk memenuhi stok darah, PMI Rembang terus menggalang donor darah ke ormas-ormas, ponpes, Fatayat, dan organisasi lainnya, diajak bersama sama memajukan PMI,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jateng yang akrab disapa Gus Yasin tersebut, mengapresiasi Kinerja Palang Merah Indonesia (PMI) Rembang yang dinilai mampu memenuhi permintaan darah dari kabupaten tetangga, serta aktif melakukan gerakan-gerakan kemanusiaan, pada saat menangani Covid-19.

“Dari sisi kemanusiaan, PMI Rembang termasuk PMI yang progresif, kantornya juga lengkap, dukungan dari Pak Bupati sudah bagus. Ini perlu kita tingkatkan dan sinergikan dengan merangkul stakeholder yang ada di Kabupaten Rembang,” kata wagub.

Ditambahkan, ketika lonjakan Covid-19 sekitar Juli-September 2021, banyak orang keluar masuk rumah sakit, bahkan meninggal dunia. Dia menyebutkan berbagai upaya dilakukan PMI untuk menekan penularan Covid-19, di antaranya mengencarkan program Gedor Lakon (Gerakan Donor Plasma Konvalesen) yang diluncurkan Pemprov Jateng.

“Di Kabupaten Rembang saya juga bertemu dengan kawan-kawan relawan Covid Rangers. Ini juga disinergikan, bahwa embrio kemanusiaan di Rembang menunjukkan angka yang baik. Dan ini merupakan bagian yang diperintahkan oleh agama Islam,” jelas Gus Yasin, sapaan wagub.

Agama Islam, lanjut dia, diturunkan oleh Allah menjadi agama di dunia untuk menjaga nyawa. Menurut sebagian besar ulama, lebih utama menjaga nyawa, karena kalau nyawanya tidak ada maka siapa yang akan menjaga agama. Karenanya, sudah sepatutnya para pengurus PMI bersyukur ditunjuk dan diberi amanah sebagai insan sosial, sekaligus insan yang menjunjung tinggi kemanusiaan.

“PMI Rembang perlu kita dorong lagi untuk menjadi salah satu PMI penopang kemanusiaan di bagian timur Jawa Tengah,” harap ketua Dewan Kehormatan PMI Jateng itu.(ap)

Pos terkait