Dorong Perkembangan Wisata Industri di Purbalingga, Bupati bidik indrusti gula serbuk

WhatsApp Image 2022 02 16 at 07.47.51

MERCUSUAR.CO, Purbalingga – Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi membidik industri gula serbuk organik menjadi dayatarik wisata industri di Kabupaten Purbalingga. Hal ini menjadi pembahasan Bupati dalam upaya mendorong dikembangkannya pariwisata di sektor induistri dan alam.


Diketahui, di Kabupaten Purbalingga sudah banyak perajin gula kelapa organik yang sudah melakukan inovasi, salahsatunya adalah produksi gula klapa dalam bentuk serbuk.


Dalam hal ini, Bupati Dyah Hayuning Pratiwi mendorong dikembangkannya dayatarik wisata minat khusus yang berkaitan dengan industri gula kelapa yang sudah berinovasi dalam bentuk serbuk organik. Indistri ini sudah berkualitas ekspor.


“Proses pengolahan gula kelapa dari mulai menderes, proses pengolahan hingga menjadi gula serbuk menjadi menarik bagi wisatawan untuk belajar dan mengamati prosesnya,” ujarnya saat Paparan Program dan Inovasi Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Purbalingga di Ruang Rapat Bupati, Selasa (15/2/2022).


Dalam kesempatan ini, Bupati juga mendukung digagasnya Purbalingga Heritage History Tourism sebagai pengembangan wisata sejarah dan agro wisata perkopian di Desa Cendana, Kec Kutasari.


“Potensi wisata industry ini perlu kita eksplore. Disamping wisata alam yang memang menjadi potensi kabupaten Purbalingga. Intinya kita harus mengembangkan wisata yang basisnya sudah ada di kabupaten Purbalingga,” ungkapnya.


Sementara Kepala Dinporapar Purbalingga Prayitno dalam paparannya mengatakan guna menggeliatkan pariwisata Purbalingga pihaknya berencana menggeliatkan agro Alas Kopi di Desa Cendana kecamatan Kutasari sebagai wahana daya tarik wisata alam. Destinasi wisata ini akan menyatukan berbagai konsep wisata edukasi tentang dunia kopi, wisata kuliner, dan wisata interaktif.


“Terdapat lahan seluas 1,8 Ha tanaman kopi, dan berpotensi ada nilai tambah jika dimanfaatkan untuk destinasi wisata agro. Tepatnya di kebun kopi dusun Bogoan, Desa Cendana,” jelasnya.


Prayitno berpendapata, pengembangan daya tarik wisata lainnya yang dianggap bisa menambah ragam paket wisata Purbalingga adalah wisata sejarah Purbalingga atau Purbalingga Heritage History Tourism. Bentuknya adalah Experiential Tourism berbasis sejarah Purbalingga. Wisatawan akan diajak menikmati narasi dan pengalaman menjelajahi sejarah di Purbalingga.


Dijelaskan, ada lima paket atau seri wisata heritage history. Diantanya iyalah : Seri 1 sejarah kadipaten Onje dengan obyek utama Makam Adipati Onje dan potensi yang ada. Seri 2 Museum Tempat Lahir Jenderal Soedirman, Seri 3 Perdikan Cahyana dengan paket kunjungan di Makam dan masjid Syech Wali Perkasa, Makam dan Surau Syech Mahdum Cahyana, Masjid dan makam Syech Mahdum Kusen serta petilasan Ardi Lawet. Kemudian Seri 4 Sejarah Kota Purbalingga dan Seri 5 Purba di Purbalingga.(mir)

Related posts