Pelaku Perjalanan Dominasi Peningkatan Kasus Covid-19 di Semarang

WhatsApp Image 2022 02 04 at 08.28.15

MERCUSUAR.CO, Semarang – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang, Moh Abdul Hakam menjelaskan, angka kasus Covid-19 di Kota Semarang menyentuh 87 kasus hingga Rabu (2/2) siang.

Peningkatan kasus didominasi dari pelaku perjalanan karena presentase protokol kesehatan yang rendah. Sedangkan, jumlah orang yang terpapar dari klaster sekolah dan perkantoran tidak banyak. 

“Ini sedang kami tindaklanjuti mudah-mudahan tidak sampai menyebar ke beberapa lini dua dan tiga. Tentunya, kami sudah menyiapkan beberapa strategi mengaktifkan lagi teman-teman Satpol PP, TNI, Polri, sekaligus mempercepat vaksinasi booster,” jelasnya.

Beberapa klaster ditemukan seiring dengan peningkatan kasus Covid 18 di Kota Semarang yang pada awal Februari lebih tinggi dibanding periode Januari.

Hakam mengungkapkan, ada beberapa klaster yang muncul yaitu klaster perkantoran BUMN, klaster sekolah, dan klaster pelaku perjalanan.

Menurut Hakam dari jumlah 87 kasus itu, 33 orang melakukan isolasi mandiri di rumah, 23 pasien berada di isolasi terpusat, dan sisanya dirawat di rumah sakit. 

Ia meminta sekolah maupun perkantoran harus aktif melakukan pemantauan protokol kesehatan disamping pendampingan dari Dinkes.

“Tidak hanya masker, disinfektan, tapi bagaimana ventilasi sesuai ketentuan pintu, jendela, dibuka supaya udara bisa masuk keluar, matahari bisa masuk. Menurunkan angka penularan,” katanya

Meski sudah divaksin, penularan kemungkinan bisa terjadi jika tidak menerapkan protokol kesehatan. Ventilasi ruangan juga harus diperhatikan. Jika ventilasi jelek, kemungkinan 16 kali lebih menularkan.(ap)

Related posts